Penyerang anyar Sriwijaya FC memilih nomor  keramat 10 yang di musim terakhir dianggap gagal saat dipakai oleh Morimakan Koita. Publik sepakbola di Palembang kini juga mempunyai harapan besar agar pemain asal Nigeria tersebut mampu menunjukkan kualitas tinggi seperti saat nomor 10 di SFC menjadi milik Zah Rahan di era kepelatihan Rachmad Darmawan.

Namun saat dihubungi, Osas mengaku bahwa kedatangannya di SFC bukanlah untuk menjadi pesulap yang akan langsung merubah tim secara keseluruhan. “Saya bukan magician, selain itu perlu dipahami bahwa posisi saya berbeda dengan Zah Rahan atau Morimakan Koita. Dan juga tidak perlu ada perbandingan karena setiap pemain punya gaya yang berbeda-beda,” ungkapnya saat dihubungi Selasa (10/11) sore.

Menurutnya, saat memutuskan bergabung dengan laskar wong kito, dirinya mengaku hanya ingin bekerja keras dan membantu tim secara keseluruhan. “SFC adalah tim besar di Indonesia, saya hanya ingin bekerja keras dan membantu tim merebut gelar juara di turnamen Piala Jenderal Sudirman nanti,” ujar pemain yang sudah malang-melintang di sejumlah klub di Indonesia ini.

Osas yang beristrikan wanita Indonesia ini juga menegaskan bahwa tidak memiliki ambisi pribadi untuk mencetak banyak gol di SFC. “Percuma saya bikin banyak gol tapi tim tidak meraih kemenangan, kepentingan tim harus di atas segalanya. Apalagi di SFC juga banyak pemain yang saya tahu punya kemampuan yang sama, membuat assist atau memberikan peluang juga sama pentingnya,” tambahnya.

Diakuinya, pemain seperti Ferdinan Sinaga, Titus Bonai atau Patrich Wanggai sudah dikenalnya dan merupakan pemain papan atas di Indonesia. “Saya dengan Ferdinan pun kemarin di Habibie Cup juga bermain 1 tim di Gasma Enrengkang, kami kalah tipis 0-1 di babak semifinal, Sabtu (7/11) kemarin dari tuan rumah. Soal adaptasi saya rasa tidak akan menjadi masalah dan kami masih punya waktu untuk berlatih bersama,” jelas Osas.

Saat ini sendiri, Osas sendiri mengaku masih berada di Jakarta dan akan segera menyusul rekan-rekannya yang akan melakukan pemusatan latihan di Solo. “Saya di Jakarta tetap menjaga kondisi dengan jogging dan berlatih sendiri, Kamis (12/11) pagi saya sudah akan berangkat ke Solo dan langsung bergabung dengan tim,” pungkasnya.