MARTAPURA – Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi memuji pencapaian yang berhasil diraih oleh OKU TIMUR, sebab meski bukan daerah penghasil migas namun bisa menjadi Kabupaten dengan perdikat angka kemiskinan terendah di Sumsel.
Penegasan tersebut diungkapkanya ketika menyampaikan sambutan pada sidang paripurna istimewa  dalam rangka HUT Kabupaten OKU Timur ke 15, Kamis (17/1).
“Saya  melihat potensi OKUT luar biasa  mengandalkan agro bisnis bukan minyak tapi bisa nomor satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah. Kalau ini kan mencangkul, membuat perairan, membuat jalan, menanam karet , memasarkan sebagainya memang jiwa entreprenuer ini sudah ada,” tambahnya
Menurut Menhub, modal yang telah dimiliki oleh OKU Timur menjadi daerah agriculture memang harus dikembangkan, terlebih saat ini Kabupaten OKUT juga menghasilkan buah-buahan unggulan.
“Kita bisa bayangkan Singapura, Malaysia, SDA nya terbatas tetapi dengan SDM yang luar biasa mereka memenangkan persaingan. Jadi Pak Bupati  Saya fikir dengan output yang baik pasti dilakukan oleh nahkoda yang baik dan sumber daya manusia yang baik,” imbuhnya.
Sementara itu Gubernur Sumsel mengucapkan selamat atas hari jadi OKUT ke-15 tahun, dihadapan ratusan hadirin yang hadir Ia sempat kilas balik tepat di tahun 2005 tanggal 23 Agustus Ia dilantik menjadi Bupati OKUT berpasangan dengan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi.
Dikatakanya,  Anggaran Pemerintah Belanja Daerah pada saat itu hanya 240 Miliar pada dengan luas Kabupaten 3.370 kilometer persegi, tidak ada daerah rawa semua daratan sehingga jalan kabupaten 1.998 Km maju.
“Saya mengajak Pak Bupati dan Wakil Bupati, anggaran kecil bukan menjadi alasan untuk kabupaten/ kota maju atau tidak maju miskin atau tidak miskin. Nyatanya kemarin ketika Musrenbang justru kabupaten yang tanpa ada migas seperti OKUT, menjadi kabupaten membanggakan karena tingkat kemiskinan nomor satu terendah,” ungkapnya
Hal tersebut diakuinya, merupakan kontribusi dan kerja nyata dari eksekutif, legislatif dan yudikatif dari Kabupaten OKUT yang sudah dengan benar menjalankan proses budgeting, menjalankan amanah rakyat dengan mengelola keuangan rakyat.
“Karena pondasi yang benar, Saya bangga saja ketika dipaparkan di musrenbang, ternyata kabupaten ini tidak hanya beritanya saja yang hebat, memang hebat nian karena kita kompak,” terangnya
Peringatan hari jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur tahun ini, menurutnya pula diawali dengan telah diterimanya penghargaan Adipura dari Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia untuk kategori kota kecil terbersih yang diserahkan secara lansung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla di Gedung Manggala Wanabakti beberapa waktu yang lalu.
“Dengan telah diterimanya penghargaan ini, telah membuktikan adanya kerja keras dan keinginan pemerintah beserta seluruh jajarannya membangun dan memajukan kabupaten ini agar menjadi salah satu kabupaten yang terdepan di Provinsi Sumsel,” tuturnya
Diakhir kata sambutannya, Suami dari Febrita Lustia ini menghimbau agar Bupati OKUT untuk lebih menggiatkan lagi promosi, sebab hal tersebut akan mampu memancing investor. Terlebih untuk memberikan kenyamanan masyarakat OKUT, Herman Deru menitip pesan untuk Kapolres agar memberikan rasa aman untuk masyarakat
 “Perlu ada penyesuaian, Jangan pernah lari dari potensi yang dimiliki apa yang sudah dilaksanakan selama ini sudah benar, pembangunan dibuat secara kolektif tidak akan ada kepala daerah mampu membangun sendiri tanpa dukungan semua pihak,” tandasnya
Kunjungan kerjanya ke OKU Timur kali ini Gubernur H. Herman Deru kali ini didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Deru, Bupati OKU Timur HM Kholid MD Ssos Msi, serta Duta Literasi Provinsi Sumsel Hj. Percha Leanpuri, B.Bus., M.B.A. (ADV)

Related Post