Laskarwongkito.com-Adanya tambahan 2 negara yaitu Palestina dan Uni Emirat Arab pada cabang sepakbola putra Asian Games 2018 sebelumnya sudah direncakan akan dilakukan drawing ulang. Namun, komite Olimpiade Asia (OCA) akhirnya memutuskan untuk tidak melakukan drawing ulang tersebut. Palestina dan Uni Emirat Arab tetap diikutsertakan sehingga jumlah peserta menjadi 26 negara.

OCA sudah mengirimkan surat kepada Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) yang isinya menyatakan bahwa pihaknya sudah menemukan format untuk memasukan UEA dan Palestina ke babak penyisihan grup. Kedua negara itu akan mengambil undian yang berisikan Grup A sampai F. Setelah memilih satu, UEA dan Palestina akan tergabung ke dalam grup tertulis. Artinya, tidak ada drawing ulang yang akan mengubah hasil pengundian babak penyisihan grup.
Perwakilan Palestina dan UEA akan mengambil kertas itu di Kantor AFC, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (25/7/2018). Berikut surat keputusan dari OCA kepada Inasgoc yang ditandatangani oleh Direktur General OCA, Husain Al Musallam kepada Ketua Inasgoc, Erick Thohir, dan ditembuskan kepada AFC, Selasa (24/7/2018).

“Saya menyatakan telah menerima surat Anda tertanggal 23 Juli 2018 tentang drawing sepak bola Asian Games 2018. ”

“OCA setuju dengan proposal Inasgoc untuk melakukan memasukkan Palestina dan UEA ke kelompok-kelompok yang sudah ada.”

“OCA akan menghargai jika undian ini dilakukan pada hari Rabu tanggal 25 Juli 2018 berkoordinasi dengan AFC dan semua NOC diberitahu tentang semua kelompok yang direvisi.”
Dengan keputusan dari OCA, mungkin saja lawan Timnas U-23 Indonesia di Asian Games 2018 bisa bertambah. Saat ini, tim asuhan Luis Milla itu berada di Grup A bersama dengan Hongkong, Taiwan, dan Laos. Sebelumnya, INASGOC sudah melalukan drawing yang terbagi ke dalam enam grup dan diisi oleh 24 negara. Dengan masuknya UEA dan Palestina, jumlah peserta cabang sepak bola Asian Games 2018 menjadi 26 negara. (win)

Artikel Terkait