Pemain belakang Sriwijaya FC Mamadou Ndiaye mengaku sangat lega usai mampu menciptakan gol bagi laskar wong kito saat bertemu PSMS Medan, Sabtu (17/2) sore di stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Tandukannya di injury time babak pertama yang mampu merobek gawang PSMS Medan menjadi gol pembuka di laga perebutan peringkat 3-4 turnamen Piala Presiden 2018 dan skor berakhir 4-0 untuk kemenangan SFC.

Pemain asal Mali ini mengaku dirinya sangat senang mampu mencetak gol sekaligus membawa SFC meraih kemenangan. “Di babak semifinal di 2 leg yang dimainkan, saya sebenarnya banyak mendapat peluang yang sama. Namun rasanya seperti sangat sial karena tidak ada yang berbuah gol,” ujarnya usai pertandingan.

Gol ini pun disebutnya dipersembahkan untuk keluarga besarnya di Mali yang selalu mendukungnya sejauh ini. “Gol tadi untuk putri pertama saya, Fatma yang baru berusia 1 tahun. Saya juga persembahkan untuk istri saya yang tengah mengandung anak kedua kami,” jelasnya.

Ndiaye sendiri menyebut sangat menyukai sepakbola Indonesia dan mulai kerasan berada di Palembang. “Semua ramah dan memberikan sambutan yang hangat, apalagi disini muslim sangat banyak sekali, saya seperti berada di rumah sendiri,” tambahnya.

Artikel Terkait