Mohamadou Alhadji mengaku sangat tertantang ingin memberikan kontribusi maksimal untuk Sriwijaya FC. Laskar wong kito disebutnya punya kapasitas dan kualitas untuk berlaga di kompetisi Asia musim depan.

Hal ini disampaikannya saat tiba di Palembang, Rabu (3/1) siang. “SFC klub besar dan punya prestasi bagus, itu alasan saya mengapa tertarik bergabung kesini. Berlaga di level Asia tentu sebuah target yang wajar buat klub sekelas SFC,” ujar pemain yang sempat memperkuat Semen Padang, Barito Putera dan Persipura ini.

Dirinya pun tidak mempermasalahkan meski harus menjalani trial selama sepekan terlebih dulu. “Itu (seleksi-Red) hal biasa, tidak menjadi beban buat saya dan justru sangat memotivasi saya untuk memberikan yang terbaik nantinya,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai proses naturalisasinya, Hadji mengaku bahwa saat ini dirinya tengah menunggu proses lanjutan dan dirinya mentargetkan semuanya sudah akan rampung awal Februari mendatang. “Proses naturalisasi sudah saya mulai sejak tahun lalu, karena di bulan Desember banyak liburnya. Jika berjalan lancar maka Februari nanti saya sudah sah menjadi WNI,” bebernya. Hadji pun menyebut dirinya datang pertama kali di Indonesia pada 2006 lalu dan telah memiliki seorang istri yang berasal dari Jakarta. “Saya punya seorang putri yang sekarang bersekolah di Jakarta juga, sudah 10 tahun lebih di Indonesia walau sempat keluar sebentar karena mendapat panggilan main di Liga Thailand,” tambahnya.

Pemain asal Kamerun ini pun menuturkan bahwa musim lalu dirinya memang tidak bermain di kompetisi kompetitif karena harus pulang ke negaranya. “Saya ada masalah keluarga, ortu saya berpisah sehingga saya harus menemani mama sebentar. Proses itu memakan sekitar 7 bulan lamanya,” tandasnya.

Saat tiba di Indonesia, Hadji menyebut bahwa ada beberapa klub yang menawarinya bergabung. “Namun saat itu sudah putaran kedua, ada beberapa klub yang mengajukan tawaran tetapi saya putuskan rehat sebentar sembari fokus menyelesaikan proses naturalisasi,” sambungnya

Artikel Terkait