Meski kerap bertarung ketat di lapangan hijau, namun punggawa Sriwijaya FC mendoakan Zulham Zamrun cepat sembuh dari cedera yang tengah dideritanya saat ini. Beberapa punggawa laskar wong kito pun seakan tidak percaya cedera yang dialaminya saat mengikuti turnamen Habibie Cup lalu cukup parah.

Asri Akbar merupakan salah satu pemain yang terkejut dengan cedera yang dialami oleh pemain terbaik sekaligus top skor di Piala Presiden lalu ini. “Saya kebetulan berada di dekat Zulham saat kejadian, saat itu kita mendapat tendangan sudut di area lawan. Dia hanya menjaga bola lalu terjatuh, saat itu saya pikir hanya biasa namun ternyata harus sampai dibawa keluar lapangan,” jelas Asri yang merupakan rekan satu tim Zulham di Persipare-pare.

Dengan kejadian tersebut, Asri mengaku hanya dapat memberikan support agar pemain asal Ternate tersebut cepat pulih. “Sebagai sesama pemain, tentu kami harus saling menguatkan. Ini bukan soal dia sebagai pemain Persib atau Persipura, namun solidaritas sesama pesepakbola,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Wildansyah, full back SFC yang mengaku bahwa cedera merupakan salah satu momok bagi pesepakbola. “Soal cedera tersebut, saya pikir itu adalah sebuah resiko. Bukan masalah di tarkamnya, kemarin saya pun juga mendapat tawaran namun saya tolak karena ingin berkumpul lebih lama dengan keluarga,” jelas pemain asal Bandung ini.

Wildan sendiri menjelaskan bahwa bergulirnya liga adalah salah satu jalan keluar agar kondisi seperti ini tidak terjadi lagi. “Zulham cedera saat ikut tarkam, tentu saya berharap ada jalan keluar terbaik untuk masalah ini. Apa yang dilakukannya pun sangat bisa diterima, karena di tengah ketidakpastian mengenai liga, maka setiap pemain pasti ingin menghidupi keluarganya,” ujarnya.

Saat bertemu dengan Presiden RI, Jokowi saat penyerahan medali di Piala Presiden lalu, dirinya pun mengaku mengatakan hal tersebut kepada orang nomor satu di Indonesia ini. “Saya katakan ke beliau, bahwa pemain butuh liga bukan turnamen seperti ini. Karena nasib pemain akan lebih terlindungi jika kompetisi bergulir,” tegasnya.

Pelatih SFC, Beny Dollo pun mengaku soal cederanya Zulham saat mengikuti tarkam merupakan resiko yang harus diterimanya saat menerima tawaran tersebut. “Saya tidak menyalahkan atau berkomentar yang lain, namun semua ada resiko. Saat pemain SFC memutuskan ikut, ketakutan yang sama pun saya rasakan, karena tim akan dirugikan jika sampai kejadian. Namun saya bersyuur 5 pemain kami semuanya tidak ada yang terkenca cedera,” ujarnya singkat.