PALEMBANG — Jelang menjalani laga tandang kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 menghadapi Persegres Gresik United, Minggu (12/6) mendatang, Sriwijaya FC akan menggelar latihan pada malam hari di stadion Gelora Sriwijaya. “Kami akan menggelar latihan pada malam hari mulai Rabu, 8 Juni besok,” kata pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro, Selasa (7/6).
Menurut Widodo, sesi latihan malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring diambil agar anak-anak asuhannya dapat beradaptasi dengan waktu pertandingan di bulan Ramadhan ini.
“Bermain mulai  pukul 21.30 WIB tentu tidaklah mudah karena selama ini mereka tidak pernah melakukan hal tersebut sebelumnya. Jadi kami menggelar latihan malam ini agar pemain dapat menyesuaikan diri nantinya,” ujar eks asisten pelatih timnas Indonesia.
Pelatih klub berjuluk Laskar Wong Kito, mengungkapkan pertandingan selama bulan puasa akan dimainkan malam hari setelah para pemain baru selesai berbuka puasa.
“Saya yakin mereka semua profesional dan tahu apa yang harus dilakukan nantinya, namun kami tetap wajib menggelar sesi latihan malam ini. Di bulan puasa ini kami ada empat pertandingan yang harus dimainkan dan target kami adalah menyapu bersih kemenangan. Untuk meraih itu, semua itu mesti dibarengi dengan kerja keras dan persiapan yang matang,” ujar Widodo.
Menghadapi Gresik United, sebagai pelatih dirinya selalu membuat persiapan detail untuk menghadapi calon lawan Sriwijaya FC nanti. “Kita benahi fisik pemain, kemudian evaluasi tim dan analisis calon lawan. Lalu masuk ke persiapan strategi, baik saat bertahan, menyerang dan antisipasi set piece,” katanya.
Pada latihan Selasa (7/6)  di stadion Gelora Sriwijaya, dua pemain masih harus menjalani latihan terpisah. Kedua pemain tersebut yaitu Achmad Hisyam Tolle yang masih dalam proses penyembuhan cedera dan Eka Ramdani yang baru sembuh dari sakit.
Anis Nabar yang sebelumnya sempat absen karena izin pulang ke Papua juga sudah terlihat berlatih bersama pemain lainnya. “Untuk Tolle masih akan terus kita pantau perkembangannya, sementara Eka walau sudah bisa berlatih namun tidak akan kita paksakan karena kondisinya masih lemah,” ujar Widodo.

RelatedPost