PALEMBANG — PT PLN WS2JB (wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu) mempercepat pembangunan jaringan transmisi untuk menghadapi Asian Games XVIII yang akan berlangsung 2018 di Palembang. “Menjelang Asian Games 2018  perlu dilakukan percepatan pembangunan transmisi dari PLTU Sumsel 5 di Bayung Lencir ke Mariana,” kata Budi Pangestu General Manager PT PLN WS2JB, Selasa (21/6).
Menurutnya, pembangkit listrik di Sumatera Selatan (Sumsel) sudah sangat cukup. Eksisting Sumsel surplus dan menyuplai listrik ke Lampung. “Hanya saja untuk sistem kelistrikan yang memasok ke kota Palembang sangat rawan apalagi saat Asian Games yang diperkirakan beban puncaknya meningkat. “Kalau transmisi itu belum terbangun, PLN merasa deg-degan,” ujar Budi Pangestu.
Pasokan listrik di Palembang berasal dari sektor pembangkitan Keramasan dan disalurkan ke tujuh gardu induk (GI), yaitu GI Bukit Siguntang, GI Talang Ratu, GI Seduduk Putih, GI Boom Baru, GI Sungai Juara, GI Sungai Kalidoni dan GI Bungaran. ”Jika sistem di sistem di Kerasaman terganggu, maka pasokan listrik di Kota Palembang sedikit mengkhawatirkan,” katanya.
Mengantisipasi kekhawatiran tersebut, menurut Budi Pangestu, perlu adanya cadangan listrik dari pembangkit lain. “Ada dua alternatif yakni membangun transmisi PLTU Sumsel 5 Banyulincir-Betung  sepanjang 100 km. Kemudian, Gumawang – Mariana sepanjang 78 Km. Dengan begitu, pasokan listrik di Kota Palembang akan aman dan handal,” paparnya.
Untuk pembangkit listrik di Sumsel ini sudah cukup siap. Menurut General Manager PT PLN WS2JB, total ada 1786 MW berasal dari IPP 1.235 MW dan milik PT PLN 550 MW  dengan 50 pembangkit dan 25 cadangan. Untuk apa banyak pembangkit namun tidak ada transmisi sebab listrik tersebut perlu dialirkan?”
Di wilayah S2JB pengembangan transmisi sudah lama, sejak 2011 lalu namun tak kunjung selesai. Saat ini progres pembangunan sekitar 50 persen. Menurut Budi Pangestu, kendalanya  pada pembebasan lahan untuk jaringan transmisi karena sepanjang jaringan harus bebas dari gangguan.
Budi Pangestu mengharapkan pembangunan transmisi harus rampung sebelum  Asian Games  atau Juni 2017. “Dengan begitu sistem kelistrikan di Sumsel akan handal dan pasokan aman. PLN perlu kerja keras untuk merealisasikan terutama di pembebasan lahan,” katanya. (juniara)

RelatedPost