Pelatih Madura United, Milomir Selsija mengaku sangat puas atas kemenangan yang diraih anak asuhnya saat menjamu Sriwijaya FC, Sabtu (7/4) sore di stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan. Arsitek asal Bosnia ini pun menyebut kemenangan timnya diraih dengan cara yang spesial.

“Semua gol yang kami buat sangat indah dan berkelas seperti di Liga Inggris, tidak ada yang kebetulan, dirancang dengan skema dan dilatih saat latihan,” pujinya usai pertandingan. Secara khusus dirinya pun menyanjung penampilan Zah Rahan yang dianggapnya layak diberi predikat sebagai man of the match di laga ini.

“Zah memang sempat gagal penalti, namun setelah itu dia sangat bekerja keras. Merebut dan mengalirkan bola, lalu juga turun naik membantu rekannya, sebuah assist dan gol yang lahir darinya sudah menunjukkan bahwa dirinya memang layak sebagai pemain terbaik di laga ini,” pujinya.

Sementara itu, Zah Rahan sendiri mengaku sangat puas dengan 3 poin yang diraih timnya di laga ini. “Tadi merupakan kegagalan pertama saya saat menendang penalti, namun setelah itu saya langsung fokus bermain kembali. Saya tahu SFC adalah tim saya dulu, sampai saat ini hubungan saya pun masih baik dengan mereka. Saya juga percaya gol tadi tidak akan merubah persahabatan itu, tapi saat di lapangan saya pikir semua adalah lawan yang harus saya kalahkan,” tegasnya.

Artikel Terkait