PALEMBANG — Petugas kantor imigrasi merupakan penjaga pintu gerbang negara yang mengatur keluar masuknya orang dari dan ke wilayah Republik Indonesia. Oleh karena itu pengawasan terhadap orang asing perlu ditingkatkan demi tegaknya kedaulatan negara dan bangsa Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan (Kakanwil Kemenkum -HAM Sumsel) Sudirman D. Hury. Menurutnya, dalam era globalisasi saat ini tentu meningkatnya aktivitas penduduk suatu negara memiliki dampak plus minus, khususnya bagi orang asing keluar masuk wilayah Republik Indonesia.

Oleh karena itu, sambung Sudirman, pihak Imigrasi serta pihak terkait lainnya akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap Warga Negara asing, baik itu pengawasan lalu lintas orang asing yang masuk atau keluar wilayah Indonesia maupun pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Indonesia.

Sudirman menjelaskan bahwa, pengawasan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011, dalam pelaksanaannya tidak dapat dilakukan sendiri tetapi perlu koordinasi dengan dengan instansi pemerintah lainnya.

“Pengawasan orang asing kita membentuk Tim Pengawas Orang Asing (TIM PORA) yang terdiri dari beberapa unsur seperti Binda, Disnaker, Dukcapil sehingga keberadaan orang asing khususnya di Sumsel tidak menyalahi atau melanggar ketentuan keimigrasian,” jelas Sudirman usai mengahdiri kegiatan peringatan Hari Bakti Keimigrasian di Kantor Imigrasi kelas I Palembang, Kamis (26/01).

Dikatakannya, TIM PORA akan mengawasi secara periodik dan intensif tetapi juga akan mengawasi secara mendadak.

“Kita butuh kerjasama dengan semua pihak agar orang asing tidak menyalahgunakan izin, apalagi Sumsel banyak memiliki pulau kecil. Meskipun kita telah memprogramkan pengawasan orang asing secara terpadu, tapi tetap butuh kerjasama semua pihak untuk saling mendukung,” tambah dia.

Lanjutnya, pengawasan dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan namun juga pengawasan jangan berlebihan sehingga  terganggunya kenyamanan dan kelancaran aktivitas orang asing.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, bila ada info keberadaan orang yang menyalahi aturan tolong kabari, kami akan menindaklanjutinya,” tutup Sudirman. (juniara).

Artikel Terkait