Laskarwongkito.com — Tuntutan dunia memang sebenarnya gak akan kelar kalau terus-terusan dikejer. Umumnya kita terlalu takut untuk memutuskan sebuah ikatan dengan seorang pasangan, dikarenakan hal sepele, yaitu “Belum mapan” alias belum sukses.

Namun masalahnya, definisi sukses seseorang itu berbeda-beda, dan juga untuk meraih kesuksesan tersebut bukanlah dengan waktu yang cepat dan mudah. Bisa aja dalam waktu hitungan bulan, atau bahkan puluhan tahun.

nikahatokarir

(sumber foto: blog.id.jobplanet.com)

Nah pertanyaannya, apakah kamu mau menunggu waktu yang nggak jelas kapan bisa disebut suksesnya? Lantas, kalian jadi nggak nikah-nikah karena merasa belum sukses? Ya sangat disayangkanlah ya, yang ada malah bakalan dikira sama doi kalo kamu cuma mau main-main dan nggak serius, kemudian ditinggalin deh.

Sebenarnya untuk membangun rumah tangga itu nggak perlu nunggu kamu sukses dan kaya dulu deh. Karena pada dasarnya, berjuang bersama pasanganmu untuk meraih kesuksesan itu adalah sebuah kenikmatan tersendiri. Lagian, apa kamu mau menunggu lama untuk mapan baru nikah? Rugi waktu dong!

Tapi, jangan mentang-mentang nggak harus sukses sebelum menikah, lantas kamu malah keenakan jadi nggak ngejer sukses ya guys! Bahkan menikah adalah sebuah beban dan tanggung jawab kamu bahwa kamu harus sukses di ke depannya.

Studio shot of young woman working in office covered with adhesive notes

(sumber foto: thewedding.id)

Karena kamu nantinya nggak cuma bakalan memikirkan kehidupan sendirian, kamu harus memikirkan kehidupan pasangan dan anak-anak kamu nanti.

Tapi, jangan juga malah kamu nikah tanpa usaha apa-apa ya. Nanti malah kamu ngajak orang nikah, tanpa modal apa-apa buat ke depannya, dengan ngarepin bahwa setelah nikah baru dipikirin gimana cara sukses.

Sebelum nikah, kamu harus sudah punya konsep untuk meraih sukses di ke depannya. Supaya nanti pas sudah nikah, ada misi yang harus dijalankan untuk meraih suksesmu.

timthumb

(sumber foto: breaktime.co.id)

So, tunggu apalagi? Cepatlah mempersiapkan diri untuk orang yang pantas menikahi dan dinikahi, setelah itu menikahlah! Supaya bisa menyempurnakan agama secepatnya pula. Karena sebenarnya nikah adalah sebuah ibadah yang besar.

Gimana? Sudah siap beribadah belum? Hehe.. (red/dil)

Artikel Terkait