Meski sudah lolos ke babak 8 besar, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menyebut belum merubah target di turnamen Piala Presiden 2018. Pihaknya masih enggan berpikir jauh atau mengejar gelar juara di turnamen pra musim ini dan memilih terus memperbaiki kekurangan di dalam tim.

“Masih terlalu dini jika ditanya apakah kami akan merubah target setelah berhasil lolos 8 besar. Saya cuma senang pemain SFC terus memberikan yang terbaik walau belum terlalu optimal, tetapi proses untuk menjadi lebih baik mulai terlihat,” ujarnya usai pertandingan.

Pelatih asal Lampung menegaskan bahwa ajang Piala Presiden 2018 merupakan ajang persiapan pihaknya guna menatap kompetisi Liga Indonesia mendatang. “Target tidak berubah, karena manajemen pun juga sama tidak membebani dengan gelar juara. Tetapi kami terus memotivasi seluruh pemain agar di dalam proses ini harus ada peningkatan,” tambahnya.

Sementara itu, RD juga memuji debut Hamka Hamzah bersama SFC dan dinilainya mampu memberikan kekuatan tambahan di lini belakang. “Tadi saya sempat ingin menariknya karena terlihat kram, tetapi dia menolak dan terus memaksakan untuk bermain penuh,” pujinya.

Hamka sendiri mengakui bahwa di awal pertandingan dirinya sempat ragu apakah mampu bermain maksimal bersama SFC.  “Hal itu wajar karena saya baru berlatih selama 5 hari bersama tim. Namun saya bersyukur punya pengalaman sehingga membuat saya berani bermain 90 menit tadi, saya senang karena bisa memberikan kontribusi. Soal jabatan kapten, saya diminta oleh coach RD dan tentu harus siap, beliau juga menjadi salah satu alasan saya bergabung ke tim ini karena coach yang menyuruh saya datang ke SFC,” pungkasnya.

Artikel Terkait