Laskarwongkito.com-Meski mampu menguasai jalannya pertandingan, namun Sriwijaya FC U16 akhirnya harus dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 dari tamunya PSMS U16 di laga pembuka kompetisi Liga 1 Indonesia U16 2018, Sabtu (15/9) sore di stadion Bumi Sriwijaya Palembang. Gol tunggal bagi skuad Ayam Kinantan ini dicetak oleh Sandi Arta Samosir di menit 9 babak pertama dan bertahan hingga akhir pertandingan.
Pelatih SFC U16, Fauzi Toldo mengaku anak asuhnya sudah berjuang maksimal di laga ini. “Pemain kami sangat terlihat tegang sekali dan tidak mampu mengeluarkan permainan terbaiknya, namun saya maklum karena ini adalah laga pertama dan mereka cukup kaget ditonton banyak suporter,” ujarnya usai pertandingan.
Eks penjaga gawang SFC ini pun menyesal anak asuhnya gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang didapat oleh M Satria dkk di laga ini. “Setidaknya ada 2 peluang emas yang seharusnya bisa berbuah gol, namun ini memang masalah mental dan mereka terburu-buru setelah tertinggal,” ungkapnya.
Dirinya pun menyatakan sudah mengantongi sejumlah evaluasi terkait laga ini dan mentargetkan mampu membalikkan keadaan saat kedua tim kembali bersua, Minggu (16/9) di lokasi yang sama. “Pasti ada rotasi, selain itu kekurangan seperti salah passing atau kurang koordinasi akan kami antisipasi, semoga anak-anak di laga kedua nanti mampu bermain lebih lepas,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih PSMS Medan Reswandi mengaku puas dapat mencuri poin penuh di kandang lawan. “Anak-anak bermain tenang dan mampu menjalankan taktik yang memang sudah kami persiapkan. Di usia dini ini, memang PSMS U16 telah kami sesuaikan dengan ciri khas anak Medan namun tetap menjalankan kurikulum filosopi sepakbola Indonesia,” ujar eks pemain SFC di era double winner ini.
Dirinya pun tidak mempermasalahkan adanya format pertandingan yang mewajibkan kedua tim bertemu 2x tanpa istirahat di 2 hari secara berturut-turut. “Justru kami sangat menyambut baik karena selama ini memang sangat kurang pembinaan usia di tanah air, soal jadwal pertandingan kami sudah melakukan simulasi sebelumnya dan rasanya tidak masalah,” pungkasnya. (nto)

Artikel Terkait