PALEMBANG — Sriwijaya FC sudah melupakan kekalahan dari Persegres Gresik United pada laga pekan keenam Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 di stadion Tri Dharma, Gersik. Sabtu malam (18/2) tim berjuluk Laskar Wong Kito akan menghadapi tamunya PSM Makassar di stadion Gelora Sriwijaya, Palembang.
Sriwijaya FC bertekad bangkit setelah meraih hasil buruk pada dua laga terakhir, kemenangan dikandang menjadi harga mati saat menjamu PSM Makassar.
Tak berbeda dengan tim tamu PSM Makassar pada dua laga terakhir juga meraih hasil buruk. Pada laga terakhir di kandang, anak-anak asuhan pelatih
Robert Rene Alberts juga harus mengakui keunggulan Arema Cronus dengan skor 0 – 1.
Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro mengaku kondisi timnya siap tempur dan seluruh pemain sudah bertekad menebus torehan negatif pada laga sebelumnya.
“Bermain di kandang sendiri tentu sebuah keuntungan, namun yang paling terpenting buat Sriwijaya FC saat ini adalah fokus selama 90 menit nantinya dan lebih maksimal dalam menyelesaikan peluang yang ada, karena sudah 3 partai terakhir hal tersebut sangat terlihat. Melawan PSM kami berharap seluruh pemain dapat bermain lepas, tidak perlu terbebani serta menikmati permainan,” katanya.
Mantan pelatih pemain tim nasional, pun menampik skuadnya kini sedang tertekan pasca kekalahan melawan Persegres lalu. “Secara tim dan permainan, saya pikir tidak ada masalah. Kekalahan kemarin sudah kami evaluasi bersama dan seluruh manajemen pun sudah berbicara hati ke hati dengan pemain. Itu pelajaran berharga untuk Sriwijaya FC kedepan. Saya pikir hal tersebut malah membuat tim ini lebih kuat dan kompak,” ujar Widodo.
Widodo mengingatkan anak asuhnya untuk terus menekan sepanjang 2×45 menit dan tidak memberikan kesempatan lawan untuk mengembangkan permainan. “Melawan Persegres, kami kurang membunuh di awal dan memberikan peluang lawan bangkit di babak kedua. Itu tidak boleh terjadi lagi,. Kami sudah membenahi fisik dan diharapkan selama pertandingan nanti mereka mampu bermain stabil, tidak habis di penghujung laga. Walau ini bulan puasa, namun saya tetap ingin mereka terus menunjukkan permainan dengan standar tinggi,” katanya.
Tentang team berjuluk Juku Eja yang akan menjadi lawan Sriwijaya FC, pelatih kelahiran Cilacap mengakui PSM merupakan tim tangguh dan tetap harus diwaspadai. “
“Walau baru kalah, namun saya melihat bahwa mereka tetap punya kualitas dan seluruh pemainnya harus diwaspadai. Ada Ferdinan Sinaga yang punya kecepatan, kemudian playmaker asal Brasil yang punya kualitas skill cukup baik, lalu barisan gelandang tengah PSM juga sangat mobile,” ujarnya.
Sementara itu pelatih PSM Makassar Rene Alberts mengaku, datang ke Palembang dengan target minimal mencuri satu poin. Meski menganggap tuan rumah sebagai tim kuat, namun Pasukan Ramang akan memanfaatkan beban psikologi penggawa Laskar Wong Kito yang menelan kekalahan pertama usai dibekap Persegres Gresik United. (dedi)

RelatedPost