Pelatih Sriwijaya FC, Beny Dollo mengaku sudah menyiapkan Ngurah Nanak untuk menggantikan Abduolaiye Maiga yang dipastikan absen melawan Persija Jakarta, Rabi (25/11) besok. Menurutnya, pemain asal Bali merupakan pilihan pertama di pilihan stopper dan siap untuk berduet dengan Fahrudin di jantung pertahanan laskar wong kito.

“Nanak punya kualitas yang cukup baik, sebelumnya saat uji coba di Solo pun sudah kita coba. Besok (hari ini-red) saat sesi latihan terakhir akan kita mantapkan lagi,” ungkap eks pelatih timnas senior ini. Selain Nanak, SFC sendiri punya alternatif pemain lain untuk mengisi posisi stopper yakni Achmad Hisyam Tolle.

Di klub terakhirnya saat Piala Presiden yakni Pusamania Borneo FC dan sewaktu membela Gasma Enrengkang saat turnamen Habibie Cup, Tolle sendiri juga kerap bermain di posisi tersebut. “Namun terlalu riskan memainkan Tolle disana, karena di 2 pertandingan terakhir bersama SFC, dirinya sudah terlihat baik di posisi gelandang bertahan. Jadi kita akan maksimal Ngurah Nanak nantinya,” jelas Bendol.

Diakuinya, usai menderita kekalahan dari Arema Cronus (22/11) kemarin, pihaknya akan sekuat tenaga memenangkan pertarungan hidup mati melawan Macan Kemayoran. “Jika ditanya apakah ada tekanan, pasti ada. Karena itu sangat manusiawi, namun sekarang tinggal bagaimana kami melewatinya dengan tenang. Di Piala Presiden lalu, situasinya hampir sama dan kami tetap lolos ke babak 8 besar, kini kami berharap bisa mengulanginya kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Nanak sendiri mengaku siap menerima tanggung jawab menggantikan posisi Maiga saat melawan Persija Jakarta nanti. “Tidak ada persiapan khusus, karena sebagai pemain tentu harus siap kapanpun jika diminta bermain oleh pelatih,” ujar pemain yang juga pernah bermain untuk Persija ini.

Meski akan melawan mantan klubnya, namun Nanak mengaku siap memberikan penampilan terbaik dan melupakan persahabatan dengan eks rekan-rekannya di Persija. “SFC butuh poin penuh saat melawan Persija dan itu yang terpenting,” tegasnya. Dirinya pun menyatakan siap meredam agresifitas bomber Persija, Pacho Kengmogne yang sudah mencetak 1 gol di laga pertama melawan PBR (19/22) lalu. “Pacho striker yang kuat dan punya finishing yang tajam. Namun saya sudah tahu gaya bermainnya, untuk mengalahkan Persija tentu kami harus meredamnya,” jelas Nanak.