Palembang– Komisi C (keuangan) DPRD provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke provinsi Sumatera Selatan.  Dalam kunjungan kali ini Komisi C DPRD Jawa Timur (Jatim) yang di pimpin Ketua tim  H. Thoriqul, Haq M.ML dan 12 anggotanya di Ruang Rapat Bina Praja Provinsi Sumatera Selatan bertujuan untuk mendapatkan informasi, masukan dan mengetahui secara sistemmatis  dalam pengelolaan barang milik daerah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Selasa (17/01)

Kunjungan Komisi C DPRD provinsi Jawa timur disambut baik pelaksana tugas Sekertaris Daerah provinsi Sumsel Joko Imam Sentosa. Dalam rapat tersebut Joko menyampaikan berbagai kemajuan pertumbuhan ekonomi, dan berbagai kemajuan infrastruktur yang ada di Sumsel antara lain, Sumsel sedang mengerjakan yakni kereta cepat ringan (light rail transit /LRT), pembangunan Jembatan Musi IV dan Musi V, jalan Tol Palembang-Inderalaya (Palindera), jalan Tol Kayu Agung- Jakabaring, jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung penambahan venue di kawasan Jakabaring yang membuat Sumsel diperjuangkan di mata dunia.

Joko menguraikan saat ini eksistensi ibu kota Kerajaan Sriwijaya semakin tinggi, ditambah lagi dengan berbagai pengalaman Sumsel menjadi tuan rumah perhelatan olahraga internasional seperti yang telah dibuktikan Pemerintah Provinsi Sumsel dengan berbagai even internasional antara lain, sebelumnya Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah PON XVI 2004 , SEA Games XXVI 2011, dan Islamic Solidarity Games 2013 serta event internasional Asian Games 2018 mendatang, selain itu Sumsel juga dipercayakan sebagai model sport tourism nasional.

” Sumsel itu kecil, namun luar biasa dengan segala pengalamannya Insha Allah Palembang akan jadi kota Internasional,” terangnya

Pada kesempatan ini juga Thoriqul, Haq  mengatakan sangat bangga melihat perkembangan Sumsel dengan pertumbuhan infrastruktur yang sangat cepat. Ada banyak provinsi lain melakukan pembangunan infrastruktur yang mencoba menyamai Sumsel, akan tetapi pembangunan di Sumsel sendiri tidak bisa tersaingi.

Saat ini dikatakan Thoriq, Jawa Timur fokus melakukan perencanaan infrastruktur di kawasan Indonesia bagian Timur untuk membangun pelabuhan, yakni Pelabuhan Probolinggo yang kedalamnyan melebihi kedalaman Singapura sesuai dengan yang telah direncanankan provinsi Jatim.

“Saya berharap pembangunan pelabuhan ini bisa meningkatkan potensi ekonomi di Jawa Timur dan jika pelabuhan sudah bisa terkoneksi di Sumsel, kami harap bisa menjadi bagian pariwisata yang menghubungkan indonesia bagian barat dan bagian timur,” harapnya

Lanjut Thoriqul,  menjelaskan,  Hadir di rapat ini adalah untuk mengetahui sistematis terkait sistematika pengelolaan aset Provinsi Sumsel. Di Jawa Timur Sendiri banyak aset yang masih ditempati pihak ketiga, yang dimana dalam pengelolaan aset sudah diserah terimakan kepada provinsi Jatim tetapi asetnya masih belum bisa dikuasai.

Hadir pada kesempatan ini Wakil Ketua Komisi C DPRD provinsi Jatim Renville Antonio, SH, MH, MM, anggota Hj. Anik Maslachah, S.Pd, M.Si, Drs. H. Akik Zaman M.Pd.I, Ir. H. Suhandoyo, SP, Dra. Sri Untari, MAP. (rill)

Artikel Terkait