Laskarwongkito.com-Komentar menohok dilontarkan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi terkait performa timnas sepakbola putri Indonesia yang tengah berjuang di perhelatan Asian Games 2018. Menurut orang nomor satu di organisasi sepakbola di tanah air ini, timnas sepakbola putri Indonesia kurang banyak berlatih sejauh ini.

Hal ini disampaikannya setelah menyaksikan secara langsung Zahra Musdalifah dkk takluk dari Chinese Taipei dengan skor telak 0-4, Minggu (19/8) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang. Edy yang menonton langsung bersama sekjen PSSI Ratu Tisha menyebut timnas putri Indonesia perlu banyak perbaikan kedepannya.

“Dari sisi warna kulit, saya melihat justru tim kita yang seperti China. Warna kulit tim lawan lebih hitam dari kita, karena banyak berjemur, mungkin timnas perlu latihan lebih keras lagi dan dijemur seperti mereka agar lebih baik lagi permainannya,” ujarnya usai pertandingan.

Selain itu, Edy juga menyatakan telah meminta agar kompetisi atau liga khusus putri di Indonesia segera bergulir. “Tentu memerlukan banyak biaya, namun tidak ada yang free sekarang. Akan kita lakukan secepatnya dan kompetisi khusus putri harus berjalan seperti di bagian putra,” pungkasnya.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh penjaga gawang timnas putri Indonesia, Boma Norfince yang mengaku proses seleksi masuk ke skuad Garuda Putri akan lebih maksimal bila terdapat kompetisi wanita di tanah air. “Saya yakin banyak sekali bakat-bakat lain yang belum terpantau selama ini, harapan saya tentu ada kompetisi khusus putri sehingga timnas nantinya benar-benar mewakili talenta terbaik,” harapnya.

Related Post