Laskarwongkito.com-Lemak memang kerap dianggap musuh abadi bagi sebagian orang. Makanan berlemak selalu dihindari karena dianggap membuat tubuh menjadi gendut. Namun kenyataannya, ada juga lemak ‘baik’ yang bagus dikonsumsi.

Menurut ahli gizi, jika dipetakan tubuh memiliki lima jenis lemak. Setiap jenis lemak punya struktur molekular dan dampak kesehatan berbeda.  Lemak berfungsi menyimpan energi dan mengatur hormon khususnya metabolisme. Jika orang mengenal fungsi lemak dengan baik, maka seharusnya mereka mencari tahu untuk mengaturnya demi hidup yang sehat.

Apa saja kelima jenis lemak tubuh itu?  Berikut penjelasannya.

1. Lemak cokelat (brown fat)
Brown fat disebut sebagai lemak ‘baik’ yang berfungsi menyediakan energi. Lemak cokelat mendapat asupan dari lemak putih sehingga berat badan pun terjaga.  Lemak cokelat ditemukan pada belakang leher dan area dada. Lemak yang kerap disebut sebagai brown adipose tissue (BAT) ini bertanggungjawab untuk menjaga temperatur tubuh.
Orang dapat meningkatkan kesehatan lemak cokelat dengan makan makanan sehat, konsumsi suplemen dan mengubah gaya hidup tidak sehat. Interaksi dengan lingkungan bersuhu dingin dapat menstimulasi perubahan lemak putih menjaga lemak cokelat.

2. Lemak krem (beige fat)
Lemak krem adalah kombinasi dari lemak putih dan lemak cokelat. Lemak ini ditemukan pada tulang belakang dan selangka. Lewat olah raga teratur, irisin atau hormon yang diproduksi selama berolah raga dapat dilepas.  Hormon dapat membantu mengubah lemak putih menjadi lemak cokelat. Beberapa jenis makanan termasuk anggur juga dapat mempercepat proses pencokelatan lemak.

3. Lemak subkutan putih (white subcutaneous fat)
Lemak subkutan putih berfungsi menyimpan kalori dan memproduksi adipnektin, jenis hormon yang membantu organ hati dan otot mengatur insulin. Insulin membantu menjaga kadar gula darah stabil. Masalah muncul saat lemak putih terlalu banyak sedangkan metabolisme turun. Saat ini terjadi, tubuh mulai kelebihan berat badan khususnya area pinggang, paha, dan perut. Lemak pada area-area ini dikenal sulit ‘dibasmi’.

4. Lemak subkutan (subcutaneous fat)
Lemak subkutan ditemukan di bawah kulit. Lemak jenis ini digunakan untuk mengukur prosentase lemak tubuh secara keseluruhan. Meski tersebar di seluruh bagian tubuh, lemak subkutan banyak terdapat di bagian belakang lengan, paha, dan bokong.

Lemak subkutan dikenal memproduksi hormon estrogen, baik pada laki-laki maupun perempuan. Jika kelebihan hormon estrogen maka, akan terjadi peningkatan berat badan sehingga berisiko terkena penyakit kardiovaskular, diabetes dan kanker.  Jika menghindari kelebihan lemak subkutan sekitar area perut, maka penyakit diabetes, jantung, dan obesitas juga akan tersingkir.

5. Lemak visceral
Lemak visceral adalah jenis lemak paling ‘jahat’. Lemak ini ditemukan pada sekitar organ dalam perut.  Visceral bisa menimbulkan masalah serius seperti pembesaran oragan hati, karena lemak ini berada di sekitar organ hati dalam jumlah besar dan mengeringkan darah.  Untuk mencegah situasi ini, asupan lemak esensial penting untuk kesehatan secara keseluruhan dan menjaga organ tubuh serta menajaga temperatur stabil. (Red/win)