PALEMBANG — Untuk mencegah adanya konflik antar sesaman, Kapolda Sumsel mengajak Mahasiswa Baru Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Kapolda Sumsel, Agung Budi Maryoto mengatakan pihaknya mengingatkan kepada maba untuk selalu menghindari konflik antar sesama dan menjaga bhineka tunggal ika.

“Jadi pertama saya sampaikan founding batas bangsa, karenak kita sepakat adanya empat pilar, yaitu Pancasila, UUD, Negara Kesatuan dan Bhineka Tunggal Ika,” ujar Kapolda Sumsel saat memberi materi PBAK di gedung Academik Center (AC) UIN Raden Fatah, Senin (07/08).

Ia juga mengatakan, agar mahasiswa tahu tentang pemahaman antar sesama. Sehingga tidak terjadi perpecahan antar mahasiswa.

“Mari kita sama-sama besarkan kebersamaan dan kecilkan perbedaan yang ada. Saya yakin mahasiswa UIN bisa menjaga kebersamaan itu” terangnya lagi.

dalam kegiatan tersebut Kapolda Sumsel memberikan door prise berupa helm kepada maba dengan beberapa pertanyaan seputar kampus UIN Raden Fatah.

Dilanjutkannya, untuk mengatasi banyaknya pemberitaan mengenai konflik baik media online dan surat kabar, pihaknya berharap mahasiswa bisa menjadi agen of changing.

“Saya berharap kedepan mahasiswa bisa menjadi agen of changing (pembaruan, red) dan menjadi mahasiswa generasi yang berprestasi, yang benar silahkan tapi kalau tidak benar jangan disebarkan nanti kena undang-undang (UU) ITE.” Pungkasnya.

Disamping itu, polda Sumsel melakukan deklarasi anti narkoba kepada mahasiswa UIN, “Mahsiswa harus menjadi pencegah narkoba dikalangan kampus,” tutupnya. (dil)

Artikel Terkait