PALEMBANG — Sriwijaya FC gagal memperpanjang catatan 7 laga tanpa terkalahkan usai menyerah dengan skor tipis 1-2 dari tuan rumah Bhayangkara FC, Minggu (20/8) sore di stadion Patriot Bekasi. Dengan hasil ini, laskar wong kito belum mampu keluar dari papan bawah klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017 dengan poin 25 dari 20 pertandingan yang sudah dimainkan.

Pelatih SFC, Hartono Ruslan menyebut pertandingan sendiri berjalan cukup berimbang dan anak asuhnya tidak terlalu beruntung. “Namun ada catatan penting dan evaluasi buat tim kami, beberapa pemain tidak disiplin dalam bermain terutama saat bertahan. Hal itu sendiri membuat lawan berkembang di babak kedua,” ujarnya usai pertandingan.

Di laga ini, dirinya sendiri juga harus memainkan 2 rekrutan anyarnya di jantung pertahanan yakni Dominggus Fakdawer dan Achmad Faris. “Mereka cukup bagus bermain, namun hanya lengah sekali saja dan sayangnya berbuah mahal,” jelasnya. Sementara itu, lini tengah sendiri disebutnya tidak terlalu buruk dan mampu menciptakan sejumlah peluang. “Tadi ada pemain yang sudah berhadapan dengan kiper lawan, namun penyelesaiannya tidak akurat,” keluhnya.

Hal yang sama juga disampaikan Nur Iskandar, pemain SFC yang menyebut timnya kembali harus dihukum oleh kesalahan sendiri. “Menurut saya pertandingan ini SFC  bermain cukup bagus, ada peluang untuk bikin gol. Tapi kembali lengah di menit-menit yang krusial, meski tim tamu kami mampu merepotkan tuan rumah. Namun kedepan hal seperti jangan terus terulang,” ujarnya singkat.

Sementara itu, pelatih Bhayangkara FC Simon Mc Menemy menyebut pertandingan ini tidak berjalan sesuai ekspektasi dan mengecewakan bagi para penonton. “Ada banyak kesalahan yang dibuat, tetapi saya bangga dengan perjuangan tim saya karena mampu menjalankan strategi dengan baik. Soal penalti bagi lawan rasanya memang layak diberikan,” ujar pelatih asal Skotlandia ini usai pertandingan.

Kemenangan ini pun diakuinya sangat membanggakan pihaknya, terlebih poin penuh mampu membawa timnya terus bertengger di papan atas klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017.

“Saya sangat senang bisa mengalahkan tim sekelas SFC yang punya nama besar di Indonesia, baik di kandang maupun saat di Palembang lalu,” ujarnya.

Sementara itu, pencetak gol bagi Bhayangkara FC Ilija Spasojevic menyebut dirinya sangat senang bisa melakoni laga debutnya dengan sangat baik. “Senang sekali bisa membuat 1 gol dan assist, kemarin saya sebenarnya sudah melakukan debut di Serui selama 30 menit. Tapi hari ini saya main dari awal dan yang paling penting kemenangan ini membuat kami terus di papan atas. Saya selalu ingin juara, seperti tahun lalu di Malaka United dan tahun sebelumnya bersama Persib,” ujarnya singkat.

Gol bagi Bhayangkara FC diciptakan oleh Otavio Dutra yang memanfaatkan sepak pojok dan umpan dari Spaso berhasil diselesaikan dengan sontekan keras ke gawang Teja Paku Alam. SFC sendiri sempat menyamakan kedudukan di menit 37 melalui titik penalti dan eksekusi yang diambil oleh Alberto Goncalves berhasil menembus gawang BFC.

Namun tendangan penalti ini sempat diulang karena wasit Bonyadifard Mood asal Iran menganggap sudah ada pemain SFC yang bergerak terlebih dulu. Meskipun diulang, namun Beto tetap mampu menyelesaikan dengan baik walau sempat ditahan oleh Fauzal Mubarak. Gol kemenangan bagi tim BFC sendiri lahir di menit 72 melalui Spaso yang memanfaatkan kerjasama apik dengan Paolo Sergio dan menjadi gol terakhir yang tercipta di laga ini. (dedi)

Artikel Terkait