Langkah Sriwijaya FC untuk lolos ke babak 8 besar turnamen Piala Jenderal Sudirman semakin berat setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persija Jakarta, Rabu (25/11) malam di stadion Kanjuruhan Malang. Dengan hasil ini, SFC masih menempati peringkat 4 klasemen sementara dengan poin 3 dan hanya menyisakan 1 pertandingan sisa melawan Persegres (28/11) mendatang.

Asisten pelatih SFC, Hendri Susilo usai pertandingan mengatakan faktor kelelahan para pemainnya sangat terlihat di laga ini. “Kami satu-satunya tim yang harus bermain 4 kali dalam 9 hari, sementara di grup ini ada yang mendapat istirahat 4 hari bahkan seminggu,” ungkapnya.

Pertandingan sendiri diakuinya tidak berjalan menarik dan cenderung membosankan. “Soal laser ke kiper dan pemain kami, saya no comment. Begitupun kepemimpinan wasit, saya juga tidak mau bicara, biarlah masyarakat yang menilai,” tambahnya.

Sementara itu, hal yang sama juga disampaikan oleh pelatih Persija Bambang Nurdiansyah usai pertandingan. Menurutnya sebelum pertandingan, banyak pemain Persija yang juga mengalami sakit. “Salah satunya adalah Maitimo, fisik adalah masalah kami di turnamen ini. Jadi yang penting menang, apalagi ini hanya turnamen,” ujar Banur.

Dirinya sendiri juga menyayangkan banyaknya kartu yang dikeluarkan wasit di laga ini, termasuk kartu merah untuk salah satu pemainnya OK Jhon. “Itu adalah perbuatan yang bodoh dan tidak perlu, namun kadang-kadang dalam sebuah pertandingan hal seperti ini biasa terjadi termasuk oleh pemain kelas dunia sekalipun. Soal laser dari tribun Jakmania, saya tidak melihat dan belum tentu itu dari pendukung Persija,” ungkapnya.

Jalannya pertandingan.

Di babak pertama, pertandingan berlangsung dengan tempo sedang dan kedua tim tidak banyak membuat peluang. Tidak berjalannya strategi yang diterapkan membuat SFC langsung membuat 2 pergantian di menit 20. Asri Akbar dan Osas Saha dimasukkan menggantikan Simone Quintieri dan Ichsan Kurniawan.
Di penghujung 45 menit babak pertama, petaka menghampiri SFC setelah Patrich Wanggai harus diusir wasit karena terkena kartu merah dan skor imbang tanpa gol sendiri menutup babak pertama.

Di awal babak kedua, Bendol kembali melakukan pergantian dengan menarik keluar Tibo yang memang kurang fit dan memasukkan TA Musafry. Namun justru Persija mampu mencetak gol melalui Ramdani Lestaluhu di menit 50 dan membawa Persija unggul 1-0.

Meski harus bermain dengan sepuluh orang, SFC sendiri sebenarnya memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui titik penalti di menit 63 setelah OK Jhon melanggar TA Musafri. Namun Asri Akbar yang menjadi algojo gagal mengeksekusi tendangan ini dengan baik, tendangannya ke arah kanan gawang mampu dibaca dan ditepis oleh kiper Persija, Andrytani.

Kedudukan 1-0 untuk Persija sendiri bertahan hingga Iwan Sukuco meniup peluitnya tanda pertandingan berakhir.