Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI, Joko Driono menyebut Perseru Serui harus tetap melakoni laga kandangnya di kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 selama bulan puasa mendatang. Pihaknya mengatakan tidak akan memberikan toleransi kepada Perseru seperti musim sebelumnya.

Musim lalu, PT LIB selaku operator kompetisi Liga 1 Indonesia

Musim lalu, 3 laga kandang Perseru sendiri akhirnya dipindahkan, salah satunya saat melawan Bali United yang justru dimainkan di stadion Gianyar Bali, Minggu (4/6/2017). Kala itu, meski bermain di stadion Gianyar, namun status pertandingan tetap dihitung sebagai laga kandang Perseru setelah mendapat persetujuan dari PT LIB.

Musim ini kekhawatiran yang sama muncul kembali, salah satunya datang dari manajemen Sriwijaya FC yang akan melawat ke kandang Perseru pada bulan Ramadhan nanti. Namun Jokdri menyebut musim ini pihaknya tidak akan melakukan toleransi dan stadion Marora harus mampu menyelenggarakan pertandingan di malam hari.

“Kami tidak mau berandai-andai, namun Perseru tidak boleh pindah kandang saat Ramadhan nanti, soal penerangan mereka harus menyiapkannya sesuai dengan regulasi,” ungkap Jokdri saat ditemui usai manager meeting turnamen AFF U16 Woman di Palembang, Senin (30/4) siang.

Pernyataan Jokdri ini sendiri disambut baik oleh manajemen SFC dan berharap tidak ada perubahan secara mendadak nantinya. “Perjalanan ke Papua perlu persiapan yang lebih lama ketimbang daerah lainnya, misalnya dari sisi akomodasi atau transportasi. Jangan sampai nantinya kita sudah memesan tiket namun batal karena dipindahkan ke daerah lainnya,” ujar asisten manajer SFC Ahmad Haris saat dikonfirmasi.

Artikel Terkait