PALEMBANG — Kesadaran moral dan intelektual sangat dibutuhkan bagi siapapun pejabat publik saat memegang amanah. Hal tersebut diungkapkan oleh ketua pusat ikatan cendikiawan muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie usai melantik majelis pengurus wilayah ICMI Sumsel, di Griya Agung, Rabu (14/9).

Diungkapkannya, saat ini sudah ada lima kepala daerah di Sumel yang tertangkap dengan berbagai kasus baik itu korupsi maupun narkoba. ” Jangan sampai terulang lagi karena sudah lima kepala daerah yang bermasalah dengan hukum,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut, Menurut Jimly mengingatkan semuanya, siapa saja yang memegang amanah sebagai pejabat harus menjaganya dengan baik. “Kita bersyukur sekarang ini dengan adanya sistem penyadapan bisa membuat pejabat publik merasa diawasi sehingga bisa bekerja secara jujur dan transparan,” jelas Jimly.

Untuk itu, masih kata Jimly, bimbingan moral dan intelektual itu diperlukan dengan cara mengarahkan pemegang amanah untuk lebih dekat dengan alim ulama dan cendikiawan. “Jadi mereka (pejabat publik) bisa terarahkan tidak terlalu berambisi mengejar kekayaan dunia dan jabatan,” kata dia.

Oleh karena itu, sambung Jimly, Ia mengharapkan agar ICMI, MUI dan pemerintah serta para alim ulama dapat bersinergi memajukan Sumsel dan menjadi contoh bagi Indonesia memiliki pemimpin yang bermoral dan intelektual supaya siap diawasi oleh siapapun dalam bekerja. (juniara)

Related Post