PALEMBANG — Ada yang berbeda dari perayaan hari ulang tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-71 tahun kali ini, Sebanyak 500 personil yang tergabung dalam ikatan alumni latihan kepemimpinan siswa (IKA LKS) membentangkan bendera raksasa 3.000 meter persegi.

Tak hanya itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin juga didampingi Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki, Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumsel dan jajaran lainnya turut bergabung membentangkan bendera raksasa.

Pengibaran bendera dilakukan oleh IKA LKS Kota Palembang tersebut berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Kategori Menjahit Bendera Merah Putih Manual, dengan 1209 peserta pada tahun 2014 silam. Sebelumnya bendera raksasa ini pernah dikibarkan di lapangan Benteng Kuto Besak (BKB).

Selain itu, juga dilakukan pengibaran bendera-bendera negara-negara Asia. Pengibaran ini dalam Rangka terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018. Jakarta dan Kota Palembang terpilih sebagai tuan rumah.

Ketua IKA LKS, Siti Anisyah Rasyid mengatakan pembentangan bendera raksasa dan pengibaran 45 bendera negara Asia adalah wujud dukungan dari IKA LKS untuk menyukseskan perhelatan akbar Asian Games. “Kita mendeklarasikan siap mendukung penuh penyelenggaraan Asian Games dan menjadi duta bela negara serta ini aksi konkret rasa cinta terhadap bangsa Indonesia,” jelasnya.

Selain membentangkan bendera raksasa, Anisyah juga mengatakan IKA LKS menampilkan bela diri militer (BDM) dari 80 orang,” Agenda ini sekaligus memperingati peristiwa heroik di Kota Palembang, yakni Perang Lima Hari Lima Malam dengan menampilkan teatrikal yang diperankan oleh 56 orang,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost