Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima kunjungan Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Sumatera Selatan, di ruang rapat Gubernur, Senin (19/11). Dalam kesempatan itu ICMI sepakat mensupport percepatan pembangunan di Sumsel.
Dalam pertemuan ini Anis Saggaff selaku ketua ICMI mengatakan ingin membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan di Sumatera Selatan khususnya di bidang Sumber Daya Manusia.
“Jadi dari awal ini bersama-sama pak Gubernur  melihat apa-apa yang bisa kami bantu untuk percepatan pembangunan Sumsel, khususnya  Sumber daya manusia di bidang baik etika, moral, akhlak” ujarnya.
Menurut Anis Saggaff,  ciri-ciri kehidupan madani yang diharapkan bagi provinsi Sumatera Selatan adalah yaitu kualitas pemerintah yang bersih, adil, dan transparan. Kemudian kualitas SDM yaitu rakyat yang cerdas, ta’at, dan berbudi pekerti, selanjutnya ada rasa di masyarakat yang Ukhuwah yang kuat, Hubbul Wathan, aman dan nyaman, serta kehidupan yang sejahtera.
Terkait dengan permasalahan kebangsaan ICMI melihat dari berbagai sektor antara lain pendidikan yang terdiri dari umum dan agama, lemahnya Ukhuwah, krisis Akhlaq, kemalasan, krisis pemikir dan peran intelektual, dan rapuhnya sistem ekonomi dan politik.
Anis juga mengatakan bahwa permasalahan bangsa ini saling berkaitan antara ilmu pengetahuan umum dan agama. Beliau juga mengatakan bahwa permasalahan bangsa antara ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama saling bertolak belakang.
“Permasalahan bangsa ini yaitu yang punya pengetahuan umum agamanya kurang, yang punya pengetahuan agama, pengetahuan umumnya kurang”jelasnya.
Selain itu Anis yang juga sebagai rektor Universitas Sriwijaya ini juga memaparkan beberapa program yang telah disusun ICMI antara lain bidang ekonomi & pemberdayaan umat dan  kesehatan umat.
Adapun salah satu fokus di bidang pendidikan ICMI berencana akan membuka sekolah formal yang berbasis intelektual dan Agama. “Adapun di bidang pendidikan yaitu membuka sekolah formal yang berbasis intelektual dan Agama yang kuat dari sekolah rendah sampai perguruan tinggi, Akademi Tahfidz”ujarnya.
Di bidang ekonomi dan pemberdayaan umat ICMI merencanakan membuka sebuah mini market yaitu “Halalan Thoyyibah Mart” milik ICMI.
Tak hanya itu dalam bidang kesehatan Anis mengatakan bahwa ICMI membuka klinik kesehatan holistik dan pihaknya juga telah mengadakan sunat masal yang diadakan bersama fakultas kedokteran.
“Di bidang kesehatan ummat kemarin kami telah mengadakan sunat masal bersama fakultas kedokteran”ujarnya.
Pada kesempatan ini Gubernur Sumsel HD mengapresiasi kepada ICMI yang sudah memberikan sumbangsih dalam menjaga kerukunan agama di Sumsel. Diantaranya pemikiran-pemikiran ICMI yang sudah diadopsi oleh Negara ini, sehingga Negara ini bisa kondusif sampai dengan saat ini tentu ada andil ICMI di dalamnya.
“Sekarang saya sudah jadi gubernur, jangan lupa juga bimbingannya, umat kita tetap menjadi umat yang maslahat tanpa konflik, ” tutur HD.
Tak lupa pula Gubernur HD meminta dukungan, arahan, bimbingan kepada para kiai, para ulama untuk dapat memberikan pesan dan saran sebagi gubernur.
“Aku ingin bapak-bapak sekalian, para kiai, para ulama yang saya banggakan untuk dapat memberikan nasihat pesan dan saran untuk saya sebagai pemimpin di daerah ini secara berkala,”ucap HD.
Memasuki tahun Pilkada, HD menghimbau agar ICMI tidak terkena arus politik. “Saya lebih bangga lagi ICMI ini tidak terkontaminasi dengan badai-badai politik  maupun partai,”harapnya. (Adv)

Artikel Terkait