PALEMBANG — Sebagai para pejuang yang dulunya bertaruh nyawa pasang badan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tentunya mendapat perhatian khusus dari pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel).

Diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Ishak Mekki, sebagai bentuk perhatian kepada para veteran, pemerintah telah memberikan bantuan tunjangan setiap bulannya melalui dinas sosial Provinsi Sumsel yang berjumlah 300.000 /bulan.

“Bantuan tersebut rutin disalurkan setiap bulannya. Dan bukan hanya itu saja, kegiatan-kegiatan seperti ulang tahun LVRI juga disupport oleh provinsi melalui bantuan dana,” ungkapnya usai menghadiri peringatan HUT Legiun Veteran yang ke 60, Selasa (31/01).

Diakui Marsma TNI (Purn) Ir Robert Siagian MM, memang selama ini provinsi Sumsel sudah memberikan perhatian besar kepada para pejuang veteran dengan rutin memberikan bantuan berupa uang ke setiap veteran Sumsel yang saat ini berjumlah sekitar 880 veteran yang masih hidup.

Hanya saja, secara kelembagaan atau organisasi, LVRI belum mendapatkan bantuan baik itu dari Provinsi maupun Kota. “Bantuan yang bersifat individu seperti Tali Asih dari Provinsi memang rutin setiap bulannya, bahkan 80 – 90 persen veteran sudah di umrohkan. Hanya saja bantuan terhadap lembaga atau organisasi itu belum ada. Padahal sekecil apapun organisasi itu jika tidak didukung pendanaan oleh pemerintah, maka tidak bisa berjalan dengan maksimal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Robert mengatakan, seluruh anggota LVRI Sumsel berjumlah 730 lebih sedangkan di kota Palembang sekitar 150 anggota veteran. “Untuk anggota Luar biasa Sumsel baru ada dua orang yaitu Pak Alex (Gubernur Sumsel) dan pak Muzakir (Bupati Muara Enim)”, singkatnya. (juniara)

Artikel Terkait