PALEMBANG — Politeknik Pariwisata Palembang mulai tahun 2016 sudah menerima calon mahasiswa. Direncanakan kuliah perdana akan berlangsung mulai 15 Agustus 2016 dengan kuliah perdana diberikan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin bertempat di Dinning Hall komplek Wisma Atlet, Jakabaring Sport City (JSC).
Mempersiapkan pembangunan kampus dan gedung perkuliahan di komplek JSC, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, menginstruksikan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Palembang untuk mendukung penuh persiapan pembangunan kampus Politeknik Pariwisata Palembang.
“Untuk lahan kampus Politeknik Pariwisata, BPN Palembang kita minta mana yang bisa disertifikatkan segera dilakukan secepatnya, khususnya untuk lahan yang akan dibangun,” kata Alex Noerdin kepada Kepala BPN Palembang Candra Genial, pada rapat yang membahas progres pembangunan poltek negeri palembang di ruang rapat Gubernur Sumsel, Senin (20/6).
Gubernur Sumsel juga menginstruksikan, untuk pembangunan kampus laksanakan saja perencanaan yang sudah ada dan diperkuat dengan surat gubernur terkait penggunaan gedung belajar sementara.
Menurut Alex Noerdin, persiapan lahan maupun persiapan penerimaan mahasiswa untuk tahap pertama harus dilakukan dengan baik agar dapat berjalan sesuai dengan rencana yang diharapkan. “Kalau pembangunan ini terlambat satu tahun saja, dikhawatirkan bantuan dari pemerintah pusat ini akan di pindah ke daerah lain,” ujarnya.
Politeknik Pariwisata Palembang merupakan program Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Politeknik Pariwisata menyediakan 208 kursi untuk empat program studi, yaitu tata hidang, program studi seni kuliner, program studi divisi kamar dan program studi pengelola konvensi acara. Setiap program studi kursi untuk 52 orang mahasiswa.
Sementara itu menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn, untuk bangunan perkuliahan akan berada di Jakabaring. Perkuliahan perdana itu nantinya menggunakan gedung Wisma Atlet untuk sementara waktu.
“Untuk rencana pembangunan gedung perkuliahan, percepatan terus dilakukan agar sesuai target sebelum Asian Games gedung sudah dapat digunakan mahasiswa,” katanya,
Untuk penerimaan mahasiswa baru, Politeknik Pariwisata menurut Irene Camelyn telah melakukan sosialisasi ke 17 kabupaten/kota yang ada di Sumsel agar mengajak dan mengarahkan generasi muda di daerahnya untuk berkuliah di Politeknik Pariwisata Palembang.
“Tidak hanya orang Sumsel saja yang bisa daftar. Mereka yang berasal dari luar Sumsel juga bisa.  Politeknik Pariwisata ini akan didukung dengan kurikulum dan metode pembelajaran berstandar internasional,” kata mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel. (ril/ juniara)

RelatedPost