PALEMBANG — Laga Sriwijaya FC melawan Madura United, Rabu (14/9) sore di stadion Gelora Bangkalan yang berakhir dengan kemenangan telak 5-2 untuk laskar wong kito masih menyisakan cerita. Salah satunya adalah kisah Anis Nabar yang berhasil menyumbangkan 1 gol di laga ini di penghujung pertandingan.

Pemain asal Papua ini memang punya motivasi khusus di laga ini dan bertekad memberian penampilan terbaik jika mendapat kesempatan bermain dari Widodo C Putro selaku pelatih kepala SFC. Salah satunya karena laga ini dilangsungkan bertepatan dengan hari ultahnya yang ke-25 tahun.

“Tentu sangat senang bisa mencetak gol bertepatan dengan hari ultah, dan ini jadi kado yang indah buat saya,” ujar ayah dari 1 putra ini saat dihubungi Kamis (15/9) siang. Anis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota tim yang menurutnya sangat membantu meningkatkan performanya di lapangan hijau.

Bahkan Anis menyebut golnya tersebut tidak akan tercipta tanpa adanya umpan matang yang diberikan oleh Alberto Goncalves. “Beto sepertinya sengaja memberikan umpan tersebut sebagai kado ultah buat saya, padahal bisa saja dia membawa bola tersebut sendiri,” puji Anis.

Selain ultah, Anis juga mengaku punya motivasi lainnya di laga ini. “Gol ini juga saya persembahkan untuk anak semata wayang saya, Yan Nabar yang sedang sakit di Palembang. Jujur kemarin sempat kepikiran dia dan sebelum pertandingan saya sempat video call dulu untuk melihat kondisinya,” ungkap eks pemain Persidafon ini.

Bahkan sesaat sebelum laga kontra Persib Bandung (10/9) kemarin, dirinya bersama sang istri yang kini tengah ada di Palembang juga sempat panik melihat kondisi sang anak yang tengah sakit. “Saya bersama istri sampai harus membawa Yan ke RS, menggunakan motor saya membawa Yan karena khawatir kondisinya semakin parah,” tambahnya.

Terkait ultahnya, Anis sendiri berharap dapat terus meneruskan tren positifnya dan membawa SFC juara di akhir musim nanti. “SFC sedang dalam trek yang benar, setelah sempat harus kehilangan beberapa poin karena kesalahan sendiri, sekarang semuanya terasa lebih nyaman. Siapapun pemain yang diturunkan, kami semua saling support dan percaya itu untuk kepentingan tim. Saya juga tidak mempermasalahkan harus bermain dari bangku cadangan,” pungkasnya. (dedi)

Related Post