PALI — Pemerintah Kabupaten PALI bekerjasama dengan Inkubator Bisnis Stim Amkop Palembang dan Pandu Tani Indonesia (PATANI) memberikan pelatihan perkoperasian dan kewirausahaan bagi pelaku UKM yang ada di Bumi Serepat Serasan, Selasa (17/1) di gedung Orkes komplek Pertamina Pendopo.

Menariknya, tak hanya pelaku UKM yang diajari bagaimana mengelola koperasi dan mengembangkan usaha,namun diacara tersebut pelajar pun dilibatkan untuk dikenalkan ilmu perkoperasian dan kewirausahaan.

Devi Haryanto ketua cabang PATANI  Kabupaten PALI menyarankan kepada pelaku UKM dan petani yang ada di Bumi Serepat Serasan untuk mengembangkan potensi alam yang ada.

“Dominan masyarakat PALI adalah sebagai petani, tetapi kenapa sayuran, cabe dan sebagainya masih didatangkan dari luar PALI? Dengan adanya pelatihan ini,mudah-mudahan wawasan kita bertambah untuk mengembangkan potensi yang ada dan petani disini tidak hanya tergantung dari pohon karet saja,” jelas Devi.

Sementara Direktur utama PATANI  pusat  Sarjan Taher memaparkan tugas PATANI.

“Peran PATANI adalah memfasilitasi masyarakat pedesaan yang berprofesi petani dan nelayan dalam menggerakan ekonomi. Kita bergerak dengan program merajut potensi desa. Karena apabila desanya maju pasti kotanya lebih maju,” bebernya.

PATANI dalam  mewujudkan keinginan menggerakkan perekonomian kerakyatan, sambung Sarjan Taher menggandeng berbagai pihak untuk memberikan penyuluhan kepada petani dan seluruh pelaku UKM.

“Kita rangkul Karangtaruna, perguruan tinggi dan BNN, sebab menciptakan keinginan mengentaskan kemiskinan perlu kerjasama semua pihak agar ekonomi pedesaan bisa terangkat,” terangnya.

Ditempat sama, Robby Kurniawan Plt Sekda PALI yang mewakili Bupati Heri Amalindo mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Sebagai kabupaten baru, tentu masih banyak kekurangan disana-sini, tetapi dengan segala potensi yang ada kita harus optimis, kalau tekad kita kuat PALI bakal jadi daerah terdepan. Sebab kita punya Migas, bandara kita ada serta lahan pertanian begitu luas. Dan dengan kegiatan ini, dimana mengenalkan soko guru perekonomian yakni perkoperasian bisa membuka wawasan kita sama membangun kabupaten ini,” harapnya.

Usai membuka pelatihan tersebut, Dirut PATANI, Sekda PALI dan tamu undangan meninjau pameran produk unggulan UKM yang ada di PALI. (yudhi)

Artikel Terkait