Setelah ditunggu sekian lama, Osas Saha akhirnya bergabung bersama Sriwijaya FC dan langsung mengikuti sesi latihan perdana di stadion Manahan Solo, Rabu (12/11) sore. Dalam kesempatan tersebut, pemain asal Nigeria tersebut juga melontarkan janji untuk membawa laskar wong kito meraih hasil positif saat berlaga di turnamen Piala Jenderal Sudirman.

“Saya senang bisa bergabung di SFC yang merupakan salah satu klub besar di Indonesia. Disini banyak pemain berkualitas dan saya berharap bisa membantu tim kedepan, jika kemarin mereka lolos ke babak final, dengan kerja keras saya yakin bisa merebut gelar juara nantinya, apalagi pelatih juga sangat berpengalaman,” ungkap pemain yang membela PSGC Ciamis di Piala Presiden lalu ini.

Berbicara materi pemain, dirinya pun menyebut nama Abduolaiye Maiga sebagai salah satu pemain yang memiliki kualitas tinggi di SFC. “Tentu sekarang sangat menyenangkan karena saya tidak perlu berhadapan sebagai lawan di lapangan, kemarin saat di Piala Presiden, Maiga mampu mematikan saya hampir di sepanjang laga, baru di ujung pertandingan saya dapat peluang namun dihentikannya dan wasit tidak melihat sebagai sebuah pelanggaran,” jelasnya.

Sedangkan mengenai Beny Dollo, Osas mengaku sosok pelatih senior tersebut merupakan salah satu alasannya memilih SFC di turnamen PJS kali ini. “Saya memang belum pernah dilatihnya secara langsung, namun saya sudah banyak mendengar hal positif mengenai dirinya. Sosok disiplin dan kaya strategi di lapangan. Setelah sempat tertunda di Piala Presiden lalu, kini saya bisa bekerjasama dengannya dan semoga penampilan saya tidak mengecewakan,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih SFC Beny Dollo sendiri mengaku belum dapat menilai terlalu jauh penampilan Osas Saha di latihan perdana kemarin. “Dia masih capek, fisiknya belum dalam kondisi ideal. Cuma memang wajar karena dia baru bergabung, kita akan lihat dalam beberapa hari kedepan,” jelas Bendol.

Mengenai posisi Osas di dalam tim kedepannya, Bendol menjelaskan dirinya akan menunggu kehadiran trio Ferdinan Sinaga, Patrich Wanggai dan Titus Bonai dari Makassar terlebih dulu. “Selain itu kita juga ada TA Musafri untuk lini depan, namun kita memang butuh striker yang punya kecepatan, tidak mudah jatuh dan kuat saat duel udara,” ungkapnya.