Catatan positif diberikan pelatih Sriwijaya FC, Beny Dollo terhadap penampilan dua pemain U21 yakni Ichsan Kurniawan dan Achmad Hisyam Tolle saat bermain di laga perdana turnamen Piala Jenderal Sudirman melawan Persegres, Kamis (19/11) kemarin. Menurutnya, kedua pemain muda tersebut mampu bermain cukup baik sehingga diberikan waktu bermain yang cukup panjang.

“Kita tidak punya pilihan banyak untuk 2 pemain U21 yang mesti diturunkan di setiap laga turnamen Piala Jenderal Sudirman karena beberapa diantara pemain muda yang didaftarkan masih bermain untuk tim Pra PON Sumsel. Namun kita bersyukur karena kemarin Ichsan Kurniawan dan Hisyam Tolle tidak canggung bermain,” ungkap Bendol.

Meski bermain baik, namun Bendol sendiri menegaskan bahwa kedua pemain tersebut tidak boleh berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan. “Kebanyakan pemain muda cepat puas dan terlena jika mendapat pujian. Ini juga baru laga perdana, kedepan masih banyak partai yang akan dimainkan dengan lawan yang pasti lebih berat,” ujar pelatih asal Manado ini.

Awalnya, Bendol sendiri sempat bingung untuk memainkan Hisyam Tolle di posisi gelandang bertahan. “Di klub terakhirnya dan selama ini katanya lebih banyak ditempatkan sebagai stopper, sementara duet Maiga dan Fahrudin sudah tampil sangat baik, namun ternyata dirinya juga mampu saat dicoba di gelandang bertahan,” tambahnya.

Sementara itu, Tolle yang terakhir bermain untuk Pusamania Borneo di Piala Presiden lalu mengaku penampilannya bersama SFC masih harus banyak ditingkatkan. “Sebelum turun ke lapangan pasti ada perasaan gugup, karena semua tahu SFC adalah klub besar dan disini banyak pemain yang berkualitas. Tapi ketika sudah masuk lapangan, semuanya hilang dan saya mulai menikmati permainan,” ujar pemain asal Makassarini.

Sebelum pertandingan dirinya pun banyak berdiskusi dengan duetnya di jantung permainan SFC yaitu Ichsan Kurniawan. “Kami banyak bicara mengenai apa yang harus dilakukan sepanjang permainan, saya pun katakan bahwa biar saya yang lebih banyak bermain bertahan dan Ichsan yang sedikit ke depan,” jelasnya.

Hal yang sama juga dikatakan Ichsan Kurniawan yang mengaku penampilannya harus banyak ditingkatkan kedepannya. “Meski hanya bermain 30 menit, namun saya cukup senang karena tidak banyak membuat kesalahan di pertandingan. Tentu ada rasa kecewa karena ditarik keluar, tapi pelatih tahu yang terbaik untuk tim. Dan syukur alhamdullilah SFC mampu menang dan jadi modal positif kedepannya,” ujar eks pemain timnas U19 ini.

Kelompok suporter SFC sendiri menyambut baik kebijakan Bendol yang cukup lama memainkan pemain U21 di laga tersebut. “Memang ini adalah situasi yang cukup dilematis, karena di satu sisi pelatih pasti tidak mau ambil resiko dalam mencari kemenangan. Dan pemain U21 pun harus siap mental maupun kualitas permainannya. Idealnya, kebijakan ini dilakukan di sebuah kompetisi bukan turnamen,” ujar ketua umum Singa Mania, Ariyadi Eko saat dimintai komentarnya.