PALEMBANG — Sebagai wakil rakyat, DPR RI meminta BPJS untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini dikarenakan banyaknya keluhan dari masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan secara baik di Rumah Sakit yang bekerjasama dengan BPJS.

Oleh karena itu DPR RI meminta agar BPJS selalu memonitor pelayanan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit baik negeri maupun swasta yang menerima layanan BPJS, sehingga semua pasien BPJS bisa mendapatkan haknya sebagaimana mestinya.

ketua komisi IX DPR RI Dede Yusuf disela kegiatan Rapat Arahan Strategis Nasional BPJS Tahun 2017 di Hotel Arya Duta Palembang Sumatera Selatan, Selasa malam (24/01). Menegaskan, pelayanan BPJS harus berubah sehingga kedepannya tidak ada lagi pandangan jelek terhadap pelayanan BPJS , masalah tekhnis tentu pihak BPJS yang akan mengatur seperti apa kedepannga nanti agar masyarakat bisa terlayani secara baik dan lebih manusiawi.

Dede berharap kedepan pihaknya tidak ingin mendengar ada keluhan bahwa pasien BPJS tidak dilayani secara maksimal bahkan ditelantarkan.

“Itu yang saya sebutkan tadi konsep pelayanan BPJS membaya klaim dengan hitungan waktu yang tidak boleh lebih dari 15 hari tidak boleh lebih dari itu, kalau lebih maka akan ada denda, namun perlu diketahui semua pengguna BPJS adalah pasti dibayar,”katanya.

Oleh karena itu secara tegas disampaikan, agar semua Kepala Divisi Regional BPJS selalu memantau serta memproteksi layayanan kepada pengguna layanan BPJS secara maksimal, jangan sampai ada kesan penerima layanan BPJS dianaktirikan atau bahkan ditempatkan dipojok-pojok rumah sakit.

“Tugas kita memberikan informasi bahwa BPJS memproteksi penggunanya secara baik, jangan sampai ada kesan pengguna BPJS ditempatkan dipojok-pojok, dibelakang rumah sakit, atau bahkan ditempatkan dikamar yang tidak layak,” singkatnya. (juniara)

Artikel Terkait