Adanya komentar dari salah satu komentator televisi pada siaran langsung pertandingan antara Sriwijaya FC kontra Madura United, Senin (24/2) yang mengganggap Alberto Goncalves dan Manuchekhr Dzhalilov tidak akur di lapangan sempat mendapatkan berbagai tanggapan dari netizen.

Menurut sang komentator, Beto di sebuah momen dianggap tidak memberikan umpan kepada Manu yang punya kesempatan lebih bagus untuk mencetak gol di laga ini.  Namun hal ini langsung dibantah oleh Manu dan Beto. Keduanya pun hanya tertawa mendengar hal ini dan menegaskan tidak ada permasalahan diantara mereka. Baik Beto dan Manu menyatakan mereka tetap saling mensupport satu sama lainnya.

“Tidak ada masalah, saya dan Beto saling respek serta mengutamakan kepentingan tim. Setelah pertandingan, kami juga saling memberi masukan agar kedepan lebih baik lagi,” ungkap Manu saat ditemui Selasa (27/2) sore.

Hal yang sama juga ditegaskan Beto yang menyebut selama pertandingan dirinya dan pemain lainnya saling bahu membahu agar SFC meraih kemenangan. “Kami tidak perlu mendengarkan komentar dari pihak luar, karena yang tahu kejadian sesungguhnya tim ini sendiri. Saya dan Manu juga melihat rekaman pertandingan di hotel dan saling memberikan masukan, memang ada kejadian dimana saya menendang bola ke gawang, namun memang saat itu posisi saya juga cukup ideal,” jelas Beto.

Pemain yang baru dinaturalisasi ini pun mengaku sejauh ini kekompakan tim SFC di lapangan terus meningkat. “Di laga kemarin untuk pertama kalinya, saya berserta Manu, Viscarra dan Konate bermain bersama. Sebelumnya belum pernah, memang beberapa kali masih ada miss komunikasi, tetapi justru di pra musim ini kami saling belajar. Saya juga senang karena Manu pemain yang sangat bagus, begitu juga Viscarra dan Konate, pemain lawan pasti akan memberikan perhatian khusus untuk mereka, jadi banyak kesempatan untuk pemain lainnya mendapatkan ruang,” pungkasnya.

Artikel Terkait