Meski baru tiba di Palembang sejam sebelum laga uji coba Sriwijaya FC melawan PS Unsri dimulai, namun Talaohu Abdul Musafri menunjukkan kelasnya sebagai pemain yang lama bermain di papan atas sepakbola nasional. Dalam laga yang dimainkan Jumat (28/8) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, eks pemain Barito Putera di kompetisi Qatar National Bank (QNB) League 2015 mencetak 1 gol dalam laga yang berakhir 8-0 untuk kemenangan laskar wong kito.

Musafri sendiri mengaku dirinya tidak membutuhkan waktu lama untuk memutuskan bergabung bersama SFC. “Saya memilih SFC karena cepat menghubungi dan serius. Saat itu yang mengontak saya adalah om Beny Dollo langsung, walau ada klub lain yang juga ,” jelas depan asal Ternate ini. Mengenai dirinya yang baru bergabung di penghujung persiapan Piala Presiden ini, menurutnya dirinya harus terlebih dulu menyelesaikan kontraknya bersama PSS Sleman yang bermain di Piala Kemerdekaan.

Bendol sendiri menjelaskan dirinya memang sengaja Musafri untuk memperkaya lini target man atau winger. Musafri juga punya kecepatan dan fisiknya cukup bagus, kehadirannya akan memperkuat tim,” puji Bendol. Kehadiran Musafri sendiri sekaligus menutup bursa transfer SFC di Piala Presiden. Sebelumnya SFC sendiri sudah mendatangkan Syaiful Indra Cahya, Yu Hyun Koo juga dengan status pinjaman.

Jalannya pertandingan

Sriwijaya FC menurunkan skuad berbeda dalam laga uji coba kedua melawan PS Unsri. Rizky Dwi Ramadhana tampil sejak menit pertama menggantikan Patrick Wanggai sebagai target man di lini depan. Sementara TA Musafri yang baru tiba langsung dipasang sebagai sayap kanan mengisi posisi yang biasa dihuni oleh Anis Nabar.

Asri Akbar membuka keunggulan di menit 11 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Titus Bonai menambah gol bagi SFC melalui titik penalti di menit 19, diikuti TA Musafri yang turut mencetak gol di menit 35. Babak pertama sendiri berakhir 4-0 setelah tendangan bebas Syakir Sulaiman menembus gawang PS Unsri.

Di babak kedua, SFC menarik keluar beberapa pemainnya dan memasukkan beberapa pemain pengganti. Alan Martha bermain cemerlang di babak kedua dengan mengemas dua gol, sementara Tibo dan Anis Nabar sama-sama mencetak 1 gol.
“Ini adalah simulasi menghadapi Piala Presiden, kami masih melihat ada kelemahan saat transisi dari bertahan ke menyerang. Selain itu saya juga ingin agar para pemain fight dan mampu bermain stabil selama 90 menit,” ujarnya singkat.