PALEMBANG — Kejutan ditampilkan Sriwijaya FC saat laga menjamu Perseru Serui, Rabu (2/8) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Dalam susunan line up yang disiapkan oleh caretaker tim laskar wong kito Hartono Ruslan, terdapat nama Bio Paulin yang selama ini sudah lama absen dari lapangan hijau.

Pemain naturalisasi asal Kamerun turun sejak menit awal mendampingi Yanto Basna di jantung pertahanan SFC. Sebelumnya, sejak direkrut di awal musim ini, Bio Paulin tercatat hanya 2 kali memperkuat SFC saat fase penyisihan grup turnamen Piala Presiden di Bali, Maret lalu.

Namun Bio sendiri hanya dimainkan di 45 menit babak pertama dan langsung ditarik keluar di awal babak kedua. Caretaker tim SFC, Hartono Ruslan menyebut keputusannya menganti Bio karena ingin memproteksi pemain yang lama memperkuat Persipura ini. “Bio baru sembuh, tentu kami khawatir jika cederanya akan kambuh. Jadi sengaja kami tarik, dia tidak bisa dipaksakan langsung bermain penuh, apalagi tensi pertandingan tadi juga sangat tinggi,” jelasnya.

Bio sendiri enggan berkomentar banyak mengenai comebacknya dan memilih terus meningkatkan performanya kedepan. “Biar pelatih yang menilai, saya sendiri cukup menikmati pertandingan namun ini baru pertama. Saya harus bekerja keras lagi nanti,” ungkapnya.

Selain masuknya Bio, perubahan lain juga terlihat di starting eleven saat laga tunda yang seharusnya dimainkan awal Juli ini. Sandy Firmansyah dipercaya mengawal mistar gawang SFC menggantikan Teja Paku Alam. Sementara untuk cadangan, nama Teja juga tidak terlihat dan digantikan oleh Dikri Yusron.

“Teja kami istirahatkan karena mengalami sedikit masalah di bagian paha. Jadwal yang sangat padat membuat kami tidak boleh memaksakan pemain yang tidak siap kondisinya. Secara umum penampilan Sandi juga cukup baik, tetapi melawan Borneo FC nanti kami akan tunggu lagi kesiapan semuanya,” jelas pelatih kiper SFC, Hendro Kartiko.

Sementara itu, perwakilan pemain SFC Nur Iskandar menyampaikan permohonaan maaf setelah gagal memenangkan pertandingan. “Saya mewakili pemain lain meminta maaf karena gagal menang, padahal seluruh tim sangat termotivasi ingin mendapat poin penuh agar suporter dan masyarakat Sumsel senang. Tapi kami tidak boleh menyerah dan terus bekerja keras lagi kedepannya,” ujarnya singkat. (dedi)

Artikel Terkait