Setelah sempat bermain imbang di babak pertama, pemain belakang Sriwijaya FC memecah kebuntuan dan memborong gol saat laskar wong kito berhasil mengalahkan tamunya, PSIS Semarang dengan skor 4-0, Selasa (22/5) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Duo center bek SFC, Hamka Hamzah dan Mohamadou Ndiaye memborong 3 gol di babak kedua sekaligus memastikan tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini terus bersaing di jalur juara kompetisi Liga 1 Indonesia 2018.

Saat ditanya mengenai hal ini, pelatih SFC Rahmad Darmawan menyebut tidak menduga akan hal ini. “Sepakbola memang tidaj bisa ditebak, malam ini justru pemain belakang yang bikin hattrick, tapi ini bukan sesuatu yang berlebihan,” ujarnya usai pertandingan. Eks pelatih timnas ini menegaskan bahwa 2 gol dari Ndiaye dan Hamka lahir dari kerjasama tim. “Mereka bisa bikin gol karena support pemain lain. Jadi hal ini tidak begitu penting. Kemenangan untuk tim dan saat kalah kami juga bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, Mohamadou Ndiaye mengaku lega dapat membawa SFC menang atas PSIS Semarang. “Kemarin saya sedih karena hanya bisa melihat perjuangan pemain lain di Medan, apalagi hasilnya kurang baik. Semoga performa seperti ini dapat kami jaga kedepannya,” ujarnya saat ditemui usai pertandingan.

Terkait selebrasinya, pemain asal Mali ini mengaku sengaja melakukannya. “Istri saya sedang mengandung anak kedua kami, saat ini kandungannya sudah masuk bulan keenam. Saya berharap hingga persalinan nanti keduanya sehat,” pungkasnya.

Related Post