Makan Konate mengaku sangat senang mampu mencetak gol bagi Sriwijaya FC meski hanya dari titik penalti, pada saat laga melawan PSM Makassar, Minggu (21/1) sore di stadion Gelora Bandung Lautan Api Bandung. Pemain asal Mali ini menyebut gol tersebut sangat berarti untuknya dan dirinya pun cukup  emosional merayakannya.

“Saya senang karena gol tersebut bisa membuka peluang bagi SFC untuk lolos ke babak selanjutnya. Saya pikir meski banyak menurunkan pemain muda namun PSM bermain sangat baik sekali sore ini, kami tidak mudah memenangkan pertandingan tadi,” ungkapnya usai pertandingan.

Tekait selebrasinya yang cukup emosional, Konate menyebut hal tersebut bukanlah untuk membalas siulan dari bobotoh, pendukung Persib Bandung yang terus memberika teror untuknya sepanjang pertandingan. “Ini gol pertama saya setelah cedera, tentu saya senang sekali. Sebenarnya di laga uji coba sebelum ini juga pernah membuat gol, namun situasinya berbeda karena kemarin lawannya berbeda,” bebernya.

Terkait aksi bobotoh yang masih saja memberikan teriakan negatif meski SFC tidak lagi bertemu Persib Bandung, pemain yang musim lalu absen karena pemulihan cedera ini menyebut tidak terlalu mempermasalahkannya. “Saya profesional, jadi saat bermain fokus saya hanya membantu tim untuk memenangkan pertandingan. sedikit pun saya tidak terpengaruh dengan apa yang terjadi diluar lapangan,” tegasnya.

Saat SFC memperoleh hukuman penalti setelah Dzalilov dilanggar, Konate memang sudah bersiap untuk mengambilnya. “Saya memang sudah siap dan antusias menendang penalti, tapi sekali lagi ini bukan untuk pembuktian ke bobotoh tetapi membantu tim,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih SFC Rahmad Darmawan juga menyebut senang dengan performa yang ditunjukkan Konate di 2 laga awal turnamen Piala Presiden ini. “Sejak awal tujuan kami di turnamen ini bukan hanya melihat kemampuan teknis pemain, namun juga mengukur mental. Tekanan bobotoh saya pikir sangat bagus, tapi karena kita tidak ada masalah jadi saya tetap menganggap hal ini sebagai sesuatu positif dan itu juga menunjukkan bahwa bobotoh masih mencintai Konate,” ujar RD singkat.

Artikel Terkait