PALEMBANG — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah provinsi Sumatera Selatan, Joko Imam Sentosa menjawab keresahan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemerintah provinsi (pemprov) Sumsel yang hingga saat ini terlambat menerima transferan gaji, padahal sudah tanggal 4 januari 2017.

Saat dikonfirmasi oleh awak media di ruangan kerjanya, Rabu (04/01), Joko mengatakan keterlambatan pencairan gaji disebabkan oleh beberapa faktor yang sedang disusun sejak akhir tahun 2016 dan awal tahun 2017 termasuk masalah nomenklatur. Dan mengenai hal itu pula sebelumnya sudah ada surat edaran tentang keterlambatan pencairan gaji.

Menurutnya beberapa perubahan yang menyesuaikan nomenklatur tersebut juga berdampak terhadap keterlambatan pencairan gaji bagi PNS, termasuk juga bagi dinas baru yang saat ini sudah terbentuk dan mengalami pebambahan.

“Jadi perubahan struktur yang dilakukan serta masa peralihan yang ada baik diakhir tahun maupun awal tahun 2017, belum lagi ada penambahan dinas tentu akan berdampak terhadap proses pencairan gaji PNS,” ungkapnya.

Dijelaskannya, saat ini sesuai nomenklatur sebanyak 1.154 para pejabat yang baru dilantik sedang menyusun administrasi kerja dan daftar gaji masing-masing daftar gaji menyesuaikan penambahan dinas dan struktur lain.

Perlu diketahui saat ini sesuai nomenklatur yang baru jumlah dinas dilingkungan pemprov 28 Dinas dan 6 Badan dari sebelumnya 19 Dinas dan 8 Badan.

“Mereka saat ini sedang menyusun bendahara, PPATKnya, pembuat daftar gaji semua sedang dalam proses,” urainya.

Jadi, sambung Joko, dalam waktu dekat muda-mudahan seluruh gaji PNS dilingkungan Pemprov Sumsel akan segera cair, seiring dengan terselesaikannya kepengurusan masalah administrasi di masing-masing SKPD. (juniara)

RelatedPost