PALEMBANG — Calon Jamaah  Haji (JCH) asal Indonesia pada musim haji 2017 akan mengenakan jenis gelang sebagai identitas, mulai dari peberangkatan hingga berada di tanah suci. Gelang berbarcode tersebut diberikan pemerintah Arab Saudi.

Humas Kanwil Kementerian Agama Sumsel, Saifuddin Lafief mengatakan pada musim haji 2017 akan mengenakan tiga jenis gelang juga akan memakai gelang yang telah diberikan barcode sebagai identitas, mulai dari peberangkatan hingga berada di tanah suci dan kembali lagi ke tanah air.

Selain tiga jenis gelang lama yakni gelang stainless (sebagai identitas dari Kementerian Agama), gelang kesehatan (dari Kementerian Kesehatan), dan gelang maktab (dibagi saat Armina). Di tahun ini, jamaah haji Indonesia dan jamaah haji dari seluruh dunia  juga akan menerima gelang barcode yang memuat semua data dan informasi tentang Jemaah haji.

“Gelang yang dimaksud tersebut akan dibagikan kepada jamaah menjelang keberangkatan ketanah suci di asrama haji,”kata Saifuddin, Rabu (02/08/21017).

Adapun mengenai kegunaan gelang tersebut, Saifuddin lebih lanjut menjelaskan gelang yang sudah berbacode tersebut merupakan pemberian dari pemerintah Arab Saudi dan baru pertama kali diterapkan pada musim haji tahun ini.

“Gelang ini terkonekai dengan aplikasi milik Arab Saudi, fungainya lewat barcode ini menunjukkan letak posisi dimana, hotel tempat menginap jamaah, nomor visa, kloter, pemondokan, jadi seluruh identitas jamaah ada di gelang itu,”jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, diharapkan dengan adanya gelangidentitas berbarkot itu, akan memudahkan para jemaah haji untuk mendapatkan pendataan pada saat menjalankan ibadah haji musim 2017. (dil)

Artikel Terkait