PALI — Sebanyak 406 keluarga di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari kementrian Perumahan Rakyat melalui Dinas Pekerjaan Umum provinsi Sumsel.

Penyerahan buku tabungan program BSPS diberikan langsung Bupati PALI Heri Amalindo,Sabtu (3/9) dilapangan sepakbola Sumberrejo kelurahan Talang Ubi Utara, disaksikan perwakilan dinas PU provinsi Tazril Yusdi, tim monitoring dari kementerian PU dan Perumahan Rakyat serta sejumlah kepala SKPD dilingkup pemerintahan Kabupaten PALI.

“Sumber dana BSPS dari APBN tahun 2016 melalui kementerian PU dan Perumahan Rakyat, penerimanya di Kabupaten PALI sebanyak 406 keluaraga. Ini merupakan program pemerintah pusat dan di Kabupaten ini bisa mendapatkan, berkat kerja keras bapak Bupati,” terang Putra Sumito kepala dinas PU CK PALI ketika menyampaikan sambutannya.

Ditempat sama, Tazril Yusdi perwakilan dinas PU provinsi Sumsel menjelaskan bahwa tujuan program BSPS adalah untuk memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah agar mampu membangun dan meningkatkan kualitas rumah secara swadaya.

“Dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sumsel hanya 9 Kabupaten/kota yang dapat bantuan ini, termasuk didalamnya kabupaten PALI, dan yang paling banyak penerimanya adalah PALI, yakni sebanyak 406 keluarga. Program ini dapat terealisasi berkat usulan pemkab dan Bupati langsung yang mengusulkan melalui kami diteruskan ke pusat,” beber Tazril.

Tazril juga menegaskan bahwa dana yang diberikan diperuntukkan untuk pembangunan rumah tidak layak huni, tanpa potongan dan pungutan.

“Barang yang masih berbentuk uang dan material adalah masih milik Negara, tapi kalau sudah berbentuk rumah sudah milik warga. Dan saya jelaskan bahwa tanpa ada potongan serta pungutan, apabila ditemukan hal tersebut maka siapa yang memberi atau menerima sudah melakukan korupsi dan harus bersiap ditindak secara hukum,” ungkapnya.

Sementara Bupati PALI Heri Amalindo berpesan agar pergunakan pemberian bantuan tersebut sebaik-baiknya.

“406 keluarga ini adalah garda terdepan dan sebagai contoh kedepan.Apabila gagal,maka ribuan masyarakat calon penerima bantuan ini terancam batal, tetapi apabila sukses, maka sekitar 2000 lebih keluarga di PALI tahun depan akan menerima kembali bantuan serupa,” tandas Bupati.

Heri bercerita bahwa seharusnya PALI tahun ini tidak dapat bantuan BSPS, namun karena berkat kerjasama serta doa masyarakat akhirnya bantuan tersebut sampai ke tangan 406 keluarga tahun ini.

“Keberhasilan ini bukan kerja kami sendiri,melainkan berkat doa seluruh masyarakat PALI serta kerjasama semua pihak. Makanya kami tidak pernah berhenti meminta doa kepada masyarakat serta mengajak terus bekerjasama dan bergotongroyong, karena kita saling membutuhkan satu sama lain,” pungkasnya. (yudhi)

RelatedPost