PALI — Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Pengabuan Timur Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang ke-6 tahun, kemarin (18/9) dihadiri langsung oleh Bupati PALI Ir .H. Heri Amalindo, MM.

HUT ke-6 tahun ini diisi berbagai macam kegiatan, diantaranya turnamen bola volly yang diikuti oleh empat kabupaten, yakni PALI, Prabumulih, Muara Enim dan MUBA, kemudian acara sedekah adat, dan peletakan batu pertama pembangunan menara mesjid Desa Pengabuan Timur.

NS Iskandar, Kepala Desa Pengabuan Timur mengungkapkan bahwa kegiatan seperti itu setiap tahun diadakan, yaitu untuk memperingati hari jadi Desa Pengabuan Timur.

“Ini merupakan agenda tahunan desa ini. Jadi selain kita menggelar sedekat adat, kita adakan juga perlombaan yang bertujuan untuk mengasah para pemuda khususnya Kabupaten PALI dalam olahraga,” ujarnya.

Selain itu, Iskandar juga menuturkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan peringatan HUT Desa Pengabuan Timur ini sudah lama.

“Kalau untuk turnamennya sendiri sudah berjalan tiga minggu, dan sekarang merupakan partai final baik itu putra maupun putri. Saya berharap ke depan kita akan menggelar acara yang lebih meriah lagi, bahkan kalau bisa kita akan gelar turnamen se-Kabupaten. Dan untuk warga desa Pengabuan Timur semoga menjadi lebih sejahtera,” harapnya.

Sementara itu, H. Heri Amalindo dalam sambutannya berharap kepada masyarakat setempat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan dilingkungan desanya.

“kalau desanya baik, maka kecamatannya juga baik. Kalau kecamatannya baik, begitu pula dengan kabupatennya. Jika kabupatennya sudah baik, maka provinsi dan negara indonesia juga ikut baik. Artinya dari lingkungan terkecillah kita harus jaga persatuan dan kesatuan dan selalu utamakan gotong royong dalam bermasyarakat,” terang suami dari Hj. Sri Kustina ini.

Soal rezeki, mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi SumSel ini mengatakan bahwa kita harus terus berusaha dan berdoa.

“Yakin dan percaya bahwa rezeki itu tidak hanya dari pohon karet. Rezeki itu datangnya dari Allah SWT. Banyak di daerah lain bisa hidup dengan makmur tanpa karet. Oleh karenanya, kita harus selalu berusaha dan berdoa,” sambungnya.

“Melalui moment sedekah adat ini, kita berdoa agar kita diberikan kemurahan rezeki, dan meminta semoga harga karet mahal,” tutupnya.

Selain Bupati PALI, hadir pula dalam acara tersebut H. Ubaidillah anggota DPRD PALI fraksi PAN, Camat Abab Drs. Arpan, Kades Pengabuan Anto Amri dan pemangku adat serta tokoh masyarakat setempat. (yudhi)

Related Post