Bio Paulin masih terlihat bersama tim Sriwijaya FC yang saat ini masih turun di ajang turnamen Piala Presiden 2018, meski namanya tidak masuk ke dalam skuad resmi untuk kompetisi Liga Indonesia musim depan. Bahkan di 2 laga awal yang sudah dimainkan laskar wong kito, pemain naturalisasi asal Kamerun ini dipercaya masuk starting eleven dan tampmil penuh selama 90 menit.

Saat laga kedua melawan PSM Makassar, Minggu (21/1) kemarin, Bio pun dipercaya menjadi kapten tim SFC. Menurutnya, meski statusnya belum jelas hingga saat ini, dirinya tetap fokus bermain dan enggan memikirkan hal lainnya.

“Soal kapten, dulu sewaktu di Persipura saya pernah menjabat hal serupa. Saat bersama PS Polri, saya pun juga diminta menjadi kapten, jadi tidak terlalu canggung ketika diminta coach RD kemarin,” ungkapnya saat dihubungi Selasa (23/1) malam.

Saat menjadi kapten SFC, dirinya tidak terlalu merasa kesulitan karena sudah banyak mengenal seluruh pemain sebelumnya. Begitu juga adaptasinya dengan Mamadou Ndiaye, legiun asing anyar SFC yang baru bergabung musim ini. “Soal komunikasi tidak ada masalah karena Ndiaye berbicara dalam bahasa Perancis, sama seperti saya. Kondisi saya sendiri memang belum 100 persen namun dalam progress yang meningkat,” ujarnya.

Terkait masa depannya bersama SFC, Bio mengaku akan menyerahkan sepenuhnya ke tim pelatih dan manajemen. “Sekarang saya fokus membantu tim dulu, namun saya berharap setelah Piala Presiden in ada kejelasan,” harapnya.

Dirinya pun tidak menampik bahwa sejumlah klub juga menawarinya untuk bergabung musim depan. “Saya bersabar menyelesaikan turnamen Piala Presiden ini dulu, saya tenang dan tidak mau terburu-buru,” pungkasnya.

Artikel Terkait