PALEMBANG — Meski pernah 2 kali gagal mengeksekusi tendangan penalti secara beruntun, namun Alberto Goncalves mengaku tidak kapok dan siap bila diberikan tanggung jawab serupa. Penyerang sekaligus top skor wong kito ini menegaskan bahwa dirinya tidak merasa terbebani atas kegagalannya menendang penalti ke gawang Persegres Gresik (24/7) dan Perseru Serui (2/8) lalu.

Menurutnya, sebagai pemain professional dirinya tidak akan menolak bila nantinya kembali ditunjuk menjadi eksekutor tendangan penalti bagi SFC. “Jika menolak, artinya saya kalah dan lebih baik tidak usah menggunakan jersey SFC, duduk di tribun dengan manis dan menjadi penonton saja,” ujarnya saat ditemui usai sesi latihan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Usai kegagalan tersebut, dirinya pun mengaku sudah menambah sesi latihan khusus untuk menendang penalti dan terus memperbaiki teknik tendangannya. “Memang sempat ada tekanan, tapi sekarang sudah biasa. Apalagi secara umum mental seluruh pemain sedang naik karena mampu mengawali putaran kedua dengan kemenangan kemarin di kandang Borneo FC,” ungkapnya.

Tetapi Beto pun menegaskan tidak akan memaksakan diri dan mempersilahkan bila ada pemain lain yang ingin mengambil tanggung jawab tersebut. “Saya harus selalu siap, tapi bila ada pemain lain yang ingin menggantikan saya tidak masalah. Ini kepentingan tim bersama, tetapi jika seluruh pemain menolak maka sebagai striker saya harus berani mengambilnya,” tegasnya.

Sementara itu, pelatih SFC Hartono Ruslan menyebut apa yang disampaikan pemain asal Brasil ini sebagai hal yang biasa. “Manusiawi jika Beto mengaku siap memberikan kesempatan kepada pemain lain jika nanti SFC mendapat tendangan penalti. Namun memang selama ini dia eksekutor utama kami, tetapi pemain lain seperti Hilton Moreira, Yu Hyun Koo atau Yanto Basna menurut saya bisa menggantikan bila nanti situasinya memang seperti itu,” jelasnya.

Hilton Moreira juga mendukung apa yang dikatakan oleh caretaker tim SFC tersebut dan tetap memberikan dukungan kepada kompatriotnya sesame negeri Samba ini. “Beto tetap prioritas, tetapi jika dia tidak siap maka pemain lain harus mampu menggantikannya, termasuk saya juga,” ujarnya singkat.

Artikel Terkait