PALEMBANG — Sempat tertinggal cukup jauh di awal musim, penyerang Sriwijaya FC Alberto Goncalves kini mulai mengancam 3 pemain lainnya di puncak pencetak gol terbanyak sementara kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Hingga pekan ke 20, catatan 11 gol yang dilesakkan Beto kini hanya tertinggal 1 gol dari 3 pemain yakni Marcel Sacramento (Semen Padang), Carlos Luiz Junior (Barito Putera) dan Pablo Arcil (Madura United) yang masih memimpin di puncak top skor sementara TSC 2016.

Bahkan di putaran kedua ini, dari 3 laga yang sudah dimainkan laskar wong kito, ayah dari 2 putri ini selalu berhasil mencetak gol.  Menanggapi hal ini, Beto sendiri mengaku sangat senang dengan pencapaiannya sejauh ini dan optimis penampilannya akan semakin membaik kedepannya. Namun dengan tegas dirinya menolak anggapan bahwa peluangnya untuk menjadi top skor nanti semakin terbuka lebar.

“Setiap striker pasti ingin menjadi top skor dan saya juga sudah pernah meraih penghargaan tersebut sewaktu bersama Persipura dulu. Prosesnya pun hampir sama dengan yang terjadi saat ini, hingga awal putaran kedua saya sempat tertinggal 6 gol dari Keith Kayamba, tapi akhirnya saya tetap bisa melewatinya,” kenang Beto saat dihubungi Kamis (15/9) sore.

Menurutnya, gelar top skor yang diraihnya di musim 2011/2012 saat itu terasa kurang lengkap karena timnya tidak mampu menjadi juara. “Sekarang saya hanya memikirkan bagaimana agar tim SFC mampu menjadi juara nanti, yang jelas kami tidak boleh cepat puas dengan pencapaian sejauh ini,” tegasnya.

Diakuinya, sejak awal dirinya tidak pernah meragukan kualitas individu pemain SFC yang dinilainya dihuni pemain yang sangat berkualitas. “Bermain dengan Firman Utina, Supardi, Hilton Moreira membuat semuanya terasa mudah. Pemain lainnya pun sangat memanjakan dengan umpan manis seperti yang dilakukan Anis Nabar selama ini,” tambahnya.

Bahkan Beto juga mengaku sangat senang dengan performa tim di putaran kedua yang menurutnya semakin menunjukkan performa meningkat. “Tugas mencetak gol tidak bisa dibebankan hanya kepada saya atau Hilton, saya senang karena pemain lain seperti TA Musafhry atau Airlangga Sucipto juga sudah mulai rajin menyumbangkan gol. Seperti yang manajer bilang bahwa tim ini diciptakan untuk menjadi juara, bukan melahirkan pencetak gol terbanyak,” pungkasnya. (dedi)

Related Post