Laskarwongkito.com-PT Pertamina Lubricants kembali menunjukan konsistensinya dalam memperkuat brand pelumas Pertamina dengan terus berinovasi dan membangun strategi-strategi pemasaran yang berbasis digital dan kian menerapkan perubahan di industri 4.0 dengan meraih tiga penghargaan dalam ajang BUMN Branding & Marketing Award 2018 yakni: The Best Brand Strategy, The Best Marketing dan The Best Chief Marketing Officer (CMO) untuk kategori Anak Perusahaan Bumn sektor Agro, Manufacturing and Mining. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants Andria Nusa di Jakarta.

Dengan tema tahun ini yakni, “Merebut Peluang Era Industri 4.0 Melalui Penguatan Merek Indonesia”, PT Pertamina Lubricants melalui merek-merek unggulannya dinilai berhasil menjalankan strategi marketing yang terintegrasi dengan mengedepankan transformasi digital dan sudah mulai menerapkan perubahan industri 3.0 menuju 4.0 dalam berbagai proses dan lini bisnis pelumas.

Sebagai market leader produsen pelumas nasional, PT Pertamina Lubricants terus memperkuat jaringan dan metode pemasaran dengan mengikuti perkembangan tren pasar, tren teknologi dan juga tren digitalisasi yang sudah diadopsi oleh pelanggan dan masyarakat di era ini. Hal ini dibuktikan melalui gencarnya pemasaran yang dilakukan secara online baik melalui sosial media, website dan juga pemanfaatan medium e-commerce sebagai wadah menjual dan mengenalkan pelumas Pertamina ke konsumen. Pemasaran melalui e-commerce ini sudah dijalankan perusahaan lebih dari dua tahun dan memberikan experience yang berbeda kepada konsumen. PT Pertamina Lubricants juga sudah mulai menjalankan kerjasama dengan berbagai perusahaan Fintech seperti Go-Pay, OVO dan T-Cash untuk sistem pembayaran dan monitoring di OliMart, salah satu bengkel own-channel PT Pertamina Lubricants yang tersebar diseluruh Indonesia.

“Menjalankan marketing secara online tentunya mendekatkan produk kami kepada konsumen yang sudah mulai “menomorduakan” belanja secara konvensional walaupun untuk industri pelumas ini, pembelian konvensial masih menjadi pilihan pertama. Selain itu, ranah ini mempermudah kami untuk menjalankan komunikasi dua arah. Konsumen berbicara, kami menanggapi secara real time. Tentu efeknya lebih terasa di kami dan kami jadi cepat dalam melakukan perbaikan.” Ungkap Arie Anggoro, Vice President Sales & Marketing Domestic Retail Automotive PT Pertamina Lubricants.

Selain melakukan pemasaran secara digital, penerapan digitalisasi juga sudah dilakukan secara internal untuk memonitor proses sales dan marketing baik dalam lini penjualan, produksi, distribusi, keuangan dan Human Resources seperti penerapan sistem dan aplikasi SAP, I-Serve, POWER (Pertamina Owner & Mechanic Reward), MFORCE, dan MySFA yang dapat digunakan oleh manajemen dan juga seluruh sales force PT Pertamina Lubricants dipenjuru negeri.

Arie Anggoro melanjutkan,”Transformasi digital juga dimulai dari dalam perusahaan kami. Penerapan berbagai sistem mempermudah kami untuk menjalankan dan me-monitoring proses bisnis secara lebih cepat dan akurat”.

Untuk membangun nama merek di kancah dunia, PT Pertamina Lubricants juga sudah mulai menekankan strategi pemasaran via digital melalui website dan sosial media sebagai tools untuk meningkatkan brand awareness kepada masyarakat dunia. Perusahaan bekerjasama dengan distributor atau partner setempat untuk menggunakan sosial media yang dikemas dan dikelola secara lokal sebagai medium dua arah antara perusahaan dan konsumen di negeri yang dituju. Selain itu, perusahaan juga gencar melakukan aktivasi overseas lainnya seperti outlet branding, exhibition, sales meeting dan in-house training.

BUMN Branding dan Marketing Award 2018 merupakan penghargaan yang diadakan oleh BUMN Track bekerjasama dengan Arrbey Consulting sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan BUMN dan Anak Perusahaan BUMN terbaik dari sisi branding dan marketing dan telah berhasil mengembangkan inovasi di era industri 4.0 ini. (Red/ril)

Artikel Terkait