Pelatih Sriwijaya FC, Beny Dollo mengaku turut berduka cita atas wafatnya pelatih senior Sinyo Aliandoe. Menurutnya, sosok Sinyo merupakan salah satu pelatih terbaik di Indonesia dan sudah terbukti kala menanganti timnas.

“Dia adalah senior saya, menurut saya pribadi gayanya melatih sangat baik dan cocok untuk kultur sepakbola Indonesia. Sinyo sangat fanatik dengan gaya Amerika Latin yang menonjolkan kualitas teknik dan kurang suka dengan umpan panjang, harus memainkan bola dari kaki ke kaki,” jelasnya.

Meski tidak pernah berduet menangani tim, namun Bendol mengaku pernah beberapa kali bermain bersama dengan Sinyo Aliandoe. “Kita pernah satu tim di PSSI All Star di Singapura melawan legenda disana, kepergiannya merupakan kabar duka untuk Indonesia,” tambahnya.

Terakhir kali bertemu di acara Asosiasi Pelatih Sepakbola Indonesia (APSI) beberapa waktu lalu, Bendol sendiri melihat kondisi Sinyo memang sudah terlihat sakit. “Dia banyak memberi masukan untuk pelatih lain di Indonesia, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” pungkasnya.

Sementara itu, asisten pelatih SFC Hendri Susilo juga mengaku kepergian Sinyo Aliandoe merupakan kabar duka bagi dunia sepakbola Indonesia. “Dedikasinya serta kecintaannya terhadap sepakbola sangat luar biasa, bahkan kadang melebihi keluarganya sendiri. Dulu beliau sering mengumpulkan sering pemain berbakat untuk diberikan coaching clinic, meski belum pernah dilatih langsung oleh beliau, tapi bagi saya om Sinyo merupakan panutan buat kita semua,” jelas Hendri.