Meski berhasil meraih poin penuh di laga perdana turnamen Piala Jenderal Sudirman saat bertemu Persegres, Kamis (19/11) namun pelatih Sriwijaya FC, Beny Dollo mengakui anak asuhnya masih menunjukkan beberapa kelemahan di laga ini. Secara khusus dirinya menilai mayoritas pemainnya yang turun di ajang Habibie Cup lalu masih sangat mengalami kelelahan.

Tercatat 7 pemain laskar wong kito memang turun di turnamen yang akhirnya dimenangkan oleh tuan rumah Persipare tersebut. “Mungkin hanya Hisyam Tolle yang cukup lumayan, sementara yang lainnya sedikit bermain dibawah form terbaiknya dan menurut saya lebih dikarenakan kondisi fisik yang tidak ideal,” jelasnya.

Bermain 5 kali dalam 12 hari di turnamen tersebut tidaklah mudah dan pasti sangat menguras tenaga. “Permainan boleh dibilang kurang baik walau tetap meraih kemenangan, saya mencatat ada 27 shoot on goal yang kami hasilkan, 10 diantaranya mengawah tepat ke gawang tapi hanya 1 yang berbuah gol,” ujar eks pelatih timnas senior ini.

Dalam laga ini, keberuntungan memang seperti menjauh dari Tibo dkk setelah beberapa kali  peluang bersih yang dihasilkan membentur tiang gawang atau diselamatkan penjaga gawang Persegres, M Sandi. Menurutnya, keputusan dirinya mencadangkan duo Patrich Wanggai dan Ferdinan Sinaga juga bagian dari strategi serta melihat kemampuan rekrutan anyarnya.

“Tadi sengaja kita pasang dari awal, sehingga tahu kemampuan fisiknya. Untuk Simone Quintieri, menurut saya meski punya umpan yang bagus, tapi fisiknya masih jauh dari harapan. Kita akan tingkatkan lagi kondisinya,” ungkapnya.

Sedangkan Osas Saha diakuinya meski berkontribusi besar untuk gol semata wayang SFC, namun masih di bawah penampilan terbaiknya. “Osas seperti hilang feeling ball,  beberapa kali dia seharusnya dapat mencetak gol tapi gagal. Melawan Arema, kesalahan sendiri seperti itu tidak boleh terulang dan harus lebih tenang dalam menyelesaikan peluang,” pungkasnya.