PALEMBANG — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Selatan (Sumsel) terus gencar melakukan sosialisasi mengenai keberadaan, peran dan fungsi Baznas dalam lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.
Bertempat di Graha Bina Praja, Rabu (29/6), Baznas Sumsel kembali melakukan sosialisasi Baznas sesuai UU nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
Menurut Ketua Baznas Sumsel Najib Haitami, sosialisasi akan terus dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui peran Baznas. “Melalui sosialisasi kita harapan tahun ini hasil pengumpulan zakat dapat meningkat, khususnya menjelang hari raya Idul Fitri,” katanya.
Mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumsel itu menjelaskan, “Pengumpulan zakat oleh Baznas Sumsel sejak Januari lalu hingga saat ini akan disalurkan kepada sekitar 2.623 ribu mustahiq atau penerima zakat. Mustahiq yang menjadi sasaran kita adalah fakir miskin, guru mengaji dan marbot masjid. Zakat yang kita berikan itu berupa uang,” ujarnya.
Selain itu menurut Najib Haitami, Baznas juga menyalurkan bantuan kepada 100 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang yang memiliki akreditasi A di Sumsel, diantaranya Universitas Sriwijaya, Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Universitas Tridinanti dan Universitas Bina Darma. “Mahasiswa yang berhak menerima bantuan syaratnya dari keluarga yang tidak mampu, Kita penuhi kebutuhan mahasiswa hingga selesai, dan yang pasti satu keluarga, satu sarjana,” katanya.
Baznas Sumsel menargetkan pengumpulan zakat di lingkungan Pemprov Sumsel bisa mencapai target 100 persen. “Ada sekitar 7.000 orang lebih PNS yang ada di Pemprov Sumsel, jika saja yang muslim 80 persen dari jumlah PNS tersebut kita kalikan Rp85.000 perorang dari PNS maka kita bisa memprediksi pengumpulan dana zakat bisa mencapai Rp500 juta lebih,” kata Najib haitami.
Sementara itu Asisten Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel Joko Imam Santosa mengatakan, “Tugas Baznas bukan saja hanya mengumpulkan dan mengambil dana zakat tetapi juga pendistribusian hasil pengumpulan zakat. Tetapi masih banyak PNS yang lupa dan tidak tahu mengenai peran Baznas.
Menurut Joko, rencananya semua PNS muslim di Pemprov Sumsel yang berjumlah sekitar 7.046 orang akan menjadi target untuk membayar zakat ke Baznas, tujuannya juga untuk membersihkan harta dan gaji yang diterima PNS tersebut.(juniara)

RelatedPost