PALEMBANG — Masih dalam suasana ajaran baru, Astra Motor Sumsel memanfaatkan momen ini untuk mengkampanyekan Aman Berkendara di jalan raya kepada anak-anak usia dini.

Diikuti puluhan anak-anak dari Taman Kanak-Kanak Bina Vita Palembang, kampanye keselamatan berkendara kali ini dikemas semenarik mungkin dengan menggunakan media cerita wayang untuk mendapatkan perhatian penuh dari anak-anak TK (22/8).

Instruktur Safety Riding Astra Motor Sumsel, Muhammad Isnaini mengatakan butuh treatment khusus untuk menyampaikan edukasi safety riding secara teori kepada anak-anak usia dini. Diketahui bahwa anak-anak sangat mudah bosan, untuk itu harus ada perlakukan yang berbeda untuk menarik perhatian mereka.

“Wayang menjadi media yang kami gunakan untuk menyampaikan edukasi aman berkendara kepada anak-anak TK, di mana materi safety riding yang disampaikan pun dikemas dalam bentuk cerita. Selain tidak membuat anak-anak bosan, melalui metode memudahkan anak-anak menangkap teori safety riding yang disampaikan.” ujar Isnaini.

Dalam cerita tersebut instruktur menyampaikan cara berjalan yang benar di jalan raya, baik menggunakan trotoar maupun tidak. Kemudian dijelaskan juga cara menyebrang jalan yang baik yaitu menggunakan Zebra Cross, jembatan penyeberangan dan penggunaan ZOSS (Zona Selamat Sekolah) serta diajarkan pengetahuan mengenai marka jalan dan rambu-rambu lalulintas.

Dalam kampanye safety riding ini tim dari Astra Motor Sumsel tidak hanya memberikan teori saja kepada anak usia dini di dalam kelas namun juga praktek di luar kelas. Seperti kelengkapan yang harus digunakan sebelum berkendara seperti pemakaian helm SNI.

Kemudian diajarkan juga cara menyeberang jalan yang baik dengan mempraktekkan 4T yaitu Tunggu sejenak,  Tengok kanan, Tengok kiri, Tengok kanan lagi dan menyeberang.

Thomas Pradu selaku Manager Marketing Astra Motor Sumsel mengatakan bahwa sangat penting menanamkan pendidikan aman berkendara dan berlalulintas bagi anak-anak usia dini. Harapannya Melalui kampanye ini, aman berkendara menjadi sebuah kebiasaan yang berdampak positif dimasyarakat.

“Peran orang tua sangat besar terhadap pembentukan karakteristik dan kebiasaan seorang anak, karena orang tua menjadi gerbang awal seorang anak mendapatkan berbagai pengetahuan. Bukan hanya anak-anak TK saja yang mendapatkan sosialisasi edukasi keselamatan berkendara, tetapi kami juga mengajak orang tua murid untuk mendapatkan kampanye keselamatan berkendara ini.” tutup Thomas. (rill)

Artikel Terkait