PALEMBANG — Setelah berhasil melaksanakan Sea Games XXVI 2011 yang bebas dari polusi udara, kini Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin merencanakan pelaksanaan Asian Games XVIII 2018 akan menggunakan transportasi kendaraan berbahan bakar hidrogen.
Rencana tersebut telah dijajaki Alex Noerdin saat melakukan kunjungan ke Eropa. Di Erope Gubernur Sumsel menjadi pembicara pada dari konferensi The Oslo Exchange REDD+ di Oslo, Norwegia pada 14 -15 Juni 2016. Dari Oslo, Gubernur Alex Noerdin menuju Kopenhagen, Denmark.
Di Denmar Gubernur Alex Noerdin bertemu Aleksander Gerbec Presiden IMS Ecubes dan Ben Todd Managing Director dari Arcola Energy. Pada pertemuan tersebut menurut Najib Asmani staf khusus Gubernur Sumsel bidang perubahan iklim yang ikut mendampingi, “Pada pertemuan itu dibahas rencana penggunaan kendaraan hidrogen zero emisi pada Asian Games XVIII Agustus 2018 yang akan berlangsung di Palembang dan Jakarta,” katanya, Minggu (19/6).
Pada pertemuan tersebut juga ditandatangani kesepakatan joint venture antara Gubernur Sumsel dengan Aleksander Gerbec Presiden IMS Ecubes dan Ben Todd Managing Director dari Arcola Energy.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin sangat tertarik dengan teknologi yang mereka tawarkan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia melalui pengurangan polusi udara dan memajukan perekonomian. “Saya percaya bahwa Asian Games 2018 di kota-kota Palembang dan Jakarta adalah kesempatan yang baik untuk menunjukkan dan meluncurkan teknologi hijau untuk masa depan kita lebih hijau,” katanya.
Alex Noerdin berencana menjadikan Kota Palembang sebagai perintis penggunaan blue technology kendaraan hidrogen nol emisi atau zero emission hydrogen mobility yang kedua di dunia setelah kota London di Inggris.
Menurut Alex Noerdin, kesepakatan yang ditandangani tersebut merupakan tahap awal untuk menyusun studi kelayakan tentang prospek penggunaan kendaraan berteknologi karbon untuk pasar kendaraan bermotor di Indonesia melalui prototipe di Jakabaring Sport City pada Asian Games XVIII mendatang.
Blue technology kendaraan hidrogen nol emisi atau zero emission hydrogen mobility diperkirakan akan mulai berkembang pada tahun 2030, sesuai dengan hasil CoP21 Paris bahwa teknologi bahan bakar yang berasal dari non fosil atau energi yang terbarukan sudah harus digunakan untuk menggantikan BBM fosil.
“Sumatera Selatan mempunyai peluang yang besar sebagai model atau prototipe mempromosikan penggunaan kendaraan teknologi hidrogen melalui ajang Asian Games XVIII tahun 2018,”kata Gubernur Sumsel. (Ril/ Foto Humas Pemprov Sumsel)

RelatedPost